Advance Intelligence Group Tingkatkan Keamanan Ekonomi Digital dengan AI
Ekonomi

Advance Intelligence Group Tingkatkan Keamanan Ekonomi Digital dengan AI

Latar News - Advance Intelligence Group memperkuat infrastruktur keamanan ekonomi digital melalui pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mencegah risiko penipuan global. Langkah ini dilakukan guna menjaga kepercayaan pengguna di tengah lonjakan transaksi keuangan daring yang kini melampaui US$ 40 miliar per tahun.

Sistem berbasis kecerdasan buatan ini terbukti mampu meningkatkan tingkat deteksi penipuan hingga 90% sampai 95% secara real time. Optimalisasi teknologi tersebut sekaligus menekan biaya operasional manajemen risiko hingga 50%, sehingga akses kredit menjadi lebih aman dan inklusif.

“Kepercayaan adalah fondasi utama dari ekonomi digital, karena tanpa sistem pengelolaan risiko yang akurat maka pertumbuhan tidak akan berkelanjutan. Kami membangun infrastruktur berbasis kecerdasan buatan yang memungkinkan institusi keuangan memperluas akses kredit secara aman bagi seluruh masyarakat,” kata Jefferson Chen, CEO Advance Intelligence Group dalam siaran pers kepada Marketeers, Senin (2/3/2026).

Perusahaan yang didirikan sejak tahun 2016 ini kini telah melayani lebih dari 58 juta pengguna di 80 pasar global. Melalui dua lini bisnis utama, institusi perbankan hingga e-commerce mendapatkan dukungan pemantauan transaksi yang lebih presisi dan efisien.

Otomatisasi proses identitas digital juga berhasil mengurangi kebutuhan tinjauan manual oleh manusia hingga mencapai angka sebesar 70%. Hal ini memungkinkan perusahaan penyedia jasa keuangan untuk menyetujui lebih banyak pengguna yang sah tanpa harus mengorbankan aspek keamanan.

“Kami sangat bangga menyambut Advance Intelligence Group dalam komunitas ini karena Jefferson dapat menjadi mentor bagi para pendiri lainnya. Di tengah berkembangnya teknologi kecerdasan buatan, ia diharapkan dapat mendukung perjalanan perusahaan rintisan lain agar mampu melakukan ekspansi bisnis,” ujar Monika Rudijono, Managing Director Endeavor Indonesia.

Jefferson Chen secara resmi terpilih sebagai Endeavor Entrepreneur ke-111 dari Indonesia setelah melalui proses seleksi global yang sangat ketat. Pengakuan internasional ini diberikan oleh para investor dunia karena kepemimpinannya dinilai mampu mendorong transformasi ekonomi di pasar berkembang.

Jaringan global ini memberikan akses bimbingan kelas dunia bagi para pengusaha yang memiliki dampak tinggi terhadap pertumbuhan industri teknologi. Kolaborasi lintas negara tersebut diharapkan dapat mempercepat inovasi solusi digital dari Asia Tenggara untuk bersaing di kancah pasar internasional.

Pertumbuhan ekonomi digital yang pesat memang memerlukan sistem pertahanan yang tangguh terhadap berbagai ancaman siber yang terus berevolusi. Keberadaan infrastruktur identitas digital yang stabil akan menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem finansial modern di masa depan.

You can share this post!