Ali Khamenei Dinyatakan Meninggal Dunia Setelah Serangan Israel-AS
Hiburan

Ali Khamenei Dinyatakan Meninggal Dunia Setelah Serangan Israel-AS

Latar News - SEJUMLAH konten yang memperlihatkan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei muncul di televisi dan membantah kabar kematiannya beredar di Instagram [ arsip ] dan Facebook (akun satu, dua, tiga) pada 1 Maret 2026.

“Alhamdulilahh, ya Allah ternyata semua hanya berita hoax. Ali khamenei masih hidup setelah dia muncul di hadapan rakyatnya,” tulis salah satu akun. Konten-konten itu muncul setelah serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. Setelah agresi itu, Khamenei dikabarkan meninggal dunia.

Namun, benarkah Khamenei muncul di televisi setelah dikabarkan meninggal dunia?

PEMERIKSAAN FAKTA

Tempo memverifikasi konten tersebut melalui pencarian gambar terbalik, alat pendeteksi AI, serta komparasi narasi dengan sumber-sumber kredibel. Hasilnya, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah tewas dalam serangan udara Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026.

Kematian tokoh yang berkuasa sejak 1989 itu diumumkan televisi pemerintah Iran pada 1 Maret 2026, yang juga diberitakan BBC, The Straight Time, dan The Guardian. Buntut peristiwa ini, Teheran menetapkan masa berkabung 40 hari dan libur nasional selama sepekan.

Pada hari yang sama, Iran mengumumkan tiga pejabat sebagai pelaksana tugas pemimpin tertinggi untuk mengisi kekosongan jabatan. Komite transisi ini terdiri dari Presiden Iran, Ketua Pengadilan, serta anggota Dewan Penjaga (Guardian Council).

Gambar Khamenei Dibuat Menggunakan AI

Konten pertama yang memperlihatkan Khamenei di sebuah studio menyimpan kejanggalan. Raut wajahnya berbeda dengan foto asli dokumentasi Tempo.

Selain itu, alat deteksi Was It AI menyatakan konten tersebut dibuat oleh akal imitasi dengan tingkat keyakinan tinggi.

Pemindaian Hive Moderation pun mengategorikan gambar itu sebagai produk AI sebesar 95,9 persen, dengan tingkat kemiripan 68,3 persen pada model Gemini 3. Analisis menggunakan SynthID milik Google turut mengonfirmasi penggunaan model tersebut.

Diambil dari Publikasi Lama

Potongan foto Khamenei berlatar tirai cokelat berasal dari klip siaran televisi pemerintah Iran pada 9 Januari 2026, sebagaimana dipublikasikan Getty Images. Adapun foto Khamenei melambaikan tangan diambil saat kemunculan perdananya pasca-serangan Israel dan Amerika Serikat pada Juni 2025. Foto serupa juga tersedia di Getty Images.

Sempat Dikabarkan Selamat Sebelum Wafat

Potongan gambar di atas merupakan momen Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memberikan keterangan dalam wawancara dengan CNBC pada 28 Februari 2026 waktu Amerika Serikat. Dalam tayangan yang diunggah kanal YouTube CNBC tersebut, Araghchi mengklaim Khamenei masih hidup.

“Sejauh yang saya tahu, ya, mereka masih hidup. Kepala kehakiman, ketua parlemen, semua pejabat tinggi masih hidup, termasuk sekretaris Dewan Keamanan Nasional. Kami menangani situasi ini dan semuanya baik-baik saja,” kata Araghchi.

Namun, sehari berselang, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kematian Khamenei melalui akun Truth Social. Kantor berita pemerintah Iran, Fars, turut mengonfirmasi kabar duka tersebut sebagaimana dikutip Tempo.

KESIMPULAN

Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, masih hidup adalah klaim keliru. Ia sempat dinyatakan masih hidup sesaat setelah diserang Israel-AS 28 Februari 2026, namun dinyatakan meninggal oleh pemerintah Iran sendiri keesokan harinya.

You can share this post!