Latar News - RRI.CO.ID, Cirebon - Car Free Day (CFD) di kawasan Stadion Bima Kota Cirebon tetap ramai dikunjungi masyarakat selama bulan Ramadan, meski suasananya tampak berbeda dibandingkan hari Minggu biasa. Jika pada hari normal lapak makanan dan minuman mendominasi sepanjang jalan, pada Ramadan kali ini mayoritas pedagang yang bertahan adalah penjual fashion seperti sepatu dan pakaian.
Salah satu pedagang sepatu, Juna, mengaku baru tahun ini berjualan di CFD Bima saat Ramadan. Pria asal Brebes tersebut mengatakan, pada hari Minggu biasa kawasan ini lebih ramai karena banyak pengunjung yang berolahraga sekaligus berburu kuliner sejak pagi hari.
Ia menjelaskan perbedaan suasana yang cukup terasa antara CFD hari biasa dan saat Ramadan. “Bedanya kalau minggu hari biasa selain Ramadan orangnya banyak. Banyak yang makan. Banyak yang sahur pagi-pagi jam 6 jam 7. Kalau ini kan enggak, ya khusus dagang baju, sepatu, itu aja,” ujarnya.
Menurut Juna, dari sisi penjualan tidak ada perbedaan signifikan antara awal Ramadan dan Minggu biasa. Ia menilai pembeli sepatu memiliki karakter tersendiri, terutama mereka yang memang hobi dan memahami kualitas barang yang dibeli.
“Alhamdulillah sama aja. Karena sepatu, orang kalau udah hobi suka ya beli,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui belum terlihat adanya lonjakan pembelian yang signifikan menjelang Lebaran. Namun secara umum, penjualan tetap berjalan baik dan stabil. Ia juga menyebut tidak ada perbedaan biaya antara Ramadan dan hari biasa karena pedagang hanya membayar parkir seperti biasanya.
Juna memilih tetap berjualan selama Ramadan agar tetap produktif. Selain berjualan di CFD Bima, ia juga biasa berdagang di kawasan Alun-alun Tegal pada hari-hari biasa. Baginya, berjualan adalah cara terbaik untuk tetap mendapatkan rezeki dibandingkan hanya berdiam di rumah.