Latar News - 1. Digitalisasi tidak berhenti pada aplikasi aaja
Selain tantangan nasional, Dedi juga menyoroti persoalan khas Kota Bekasi sebagai kota penyangga ibu kota dengan tingkat kepadatan penduduk mencapai 12.113 jiwa per kilometer persegi. Tekanan ruang hidup yang besar ini berdampak pada masalah lingkungan, terutama penanganan banjir dan pengelolaan drainase yang memerlukan perencanaan berbasis data.
Sektor ekonomi juga menjadi perhatian, di mana pertumbuhan ekonomi Bekasi yang tetap positif di atas 5 persen menuntut ASN untuk lebih andal dalam perencanaan transportasi dan rekayasa lalu lintas guna menekan kemacetan. Dedi mengapresiasi capaian Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kota Bekasi tahun 2025 yang meraih skor 3,96 dengan predikat "Sangat Baik".
"Digitalisasi tidak boleh berhenti pada aplikasi saja, tetapi harus berdampak nyata. Korpri diharapkan mampu mendorong ASN mengoperasikan sistem perizinan dan layanan sosial secara efektif dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.
2. Indeks profesionalitas ASN Kota Bekasi tinggi
Di sektor layanan dasar, Dedi memaparkan capaian positif Bekasi yang telah meraih Universal Health Coverage (UHC) sebesar 99,62 persen pada 2024. Meski kepuasan warga di bidang pendidikan dan sosial berada di angka 75-76 persen, ia mengingatkan masih adanya tantangan besar pada efektivitas layanan kesehatan preventif dan integrasi pelayanan bagi kelompok rentan.
Data menunjukkan Indeks Profesionalitas ASN Kota Bekasi tahun 2023 berada di angka 85,35 atau kategori tinggi. Namun, Dedi mendorong agar angka tersebut terus ditingkatkan hingga mencapai kategori sangat baik atau di atas skor 90 melalui kedisiplinan dan kepekaan sosial yang lebih tajam.
3. Kopri Kota Bekasi harus lebih profesional
Kepada pengurus yang baru dilantik, Dedi berpesan agar menjalankan amanah dengan kepemimpinan yang bijaksana dan inovatif. Korpri diharapkan menjadi wadah pemersatu yang solid sekaligus mitra strategis Pemerintah Kota Bekasi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
"Mari kita jadikan Korpri Kota Bekasi sebagai penguat profesionalisme yang relevan dengan tantangan zaman, demi meningkatkan pengabdian kita kepada bangsa dan negara," kata Dedi Taufik menutup sambutannya.