Pemkot Malang Targetkan Serapan Tenaga Kerja 14 Ribu di 2026
Sosial

Pemkot Malang Targetkan Serapan Tenaga Kerja 14 Ribu di 2026

Latar News - Redaksi by

in Pemerintahan

Ilustrasi serapan tenaga kerja oleh Pemkot Malang. (Foto/M Sholeh)

Ilustrasi serapan tenaga kerja oleh Pemkot Malang. (Foto/M Sholeh)

Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter

Tugumalang.id – Pemkot Malang memproyeksikan angka serapan tenaga kerja mencapai 14 ribu sepanjang 2026 ini. Hal ini seiring dengan meningkatnya target angka investasi 2026 di Kota Malang yang sebesar Rp 3,6 triliun.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang di akhir 2025 lalu, tingkat pengangguran terbuka di Kota Malang mencapai angka sebesar 27.710 orang.

READ ALSO

Pendapatan Kabupaten Malang Lampaui Target, Tembus Rp4,86 Triliun pada 2025

Pengumuman Sekda Kota Batu Dipastikan 2 Hari Lagi

Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan mengatakan bahwa investasi yang masuk di Kota Malang sepanjang 2025 tumbuh aktif hingga mencapai angka Rp 3,1 triliun.

Baca Juga: Pemkot Malang Matangkan Rencana Penempatan PKL di Alun Alun Merdeka

Dari investasi tersebut, Arif mengklaim telah berdampak pada serapan tenaga kerja di Kota Malang. “Kami mencatat, di 2025 serapan tenaga kerja sudah 11.700an,” ucapnya.

Menurutnya, sektor terbesar penyumbang angka serapan kerja di Kota Malang ada di usaha makanan dan minuman seperti kafe, restoran hingga rumah makan. Angkanya mencapai 45 persen.

“Kemudian ada sektor properti 25 persen dan setelah itu hotel sebesar 20 persen,” urainya.

Lebih jauh, Arif mengungkapkan bahwa serapan tenaga kerja di Kota Malang pada tahun 2026 diproyeksikan bisa mencapai angka 14 ribu orang.

Ia menyebut proyeksi itu didasari oleh target angka investasi di Kota Malang tahun 2026 yang dinaikkan 20 persen menjadi Rp 3,6 triliun.

Baca Juga: Imbas Bau Tak Sedap, Pemkot Malang Akan Pagari Alun Alun Merdeka

“Artinya kalau investasi naik 20 persen maka untuk serapan tenaga kerja juga sama (naik 20 persen) atau bahkan bisa lebih,” ucapnya.

Meski begitu, Arif menyebut tantangan tahun 2026 tak akan mudah untuk merealisasikan capaian investasi dan serapan tenaga kerja di Kota Malang.

Di tahun 2025 lalu, ia menyebut banyak investor yang melakukan pelaporan aset, permodalan dan jumlah tenaga kerja di penghujung tahun. Hal ini menurutnya akan dirapihkan di tahun 2026 ini.

Untuk itu, dia menyatakan optimisme tahun 2026. “Kami optimistis, baik untuk target investasi maupun serapan tenaga kerja bisa tercapai beriringan,” tandasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: kota malang lapangan kerja pemkot malang pengangguran

Related Posts

Pemerintahan

Pendapatan Kabupaten Malang Lampaui Target, Tembus Rp4,86 Triliun pada 2025

Rabu, 10 Jun 2026

Pemerintahan

Pengumuman Sekda Kota Batu Dipastikan 2 Hari Lagi

Rabu, 10 Jun 2026

Pemerintahan

Jurus Pemkot Batu Optimalkan PAD Lewat Rombak Aturan Aset Daerah hingga Tertibkan Bisnis Tanpa Izin

Selasa, 9 Jun 2026

Pemerintahan

Wawali Kota Malang Beber Strategi Pengelolaan PAD yang Jadi Percontohan Daerah Lain

Senin, 8 Jun 2026

Pemerintahan

Wali Kota Batu Pulang Haji, Heli Siap Serahkan Kembali Kemudi Pemerintahan ke Cak Nur

Selasa, 2 Jun 2026

Pemerintahan

DLH Siapkan Pengelolaan Sampah Kota Malang dari Hulu hingga Hilir

Kamis, 28 Mei 2026

You can share this post!