Latar News - Menurut ajudan presiden Rusia Yuri Ushakov, pihak AS mengusulkan untuk mengadakan panggilan telepon tersebut bertepatan dengan peringatan 250 tahun Hari Kemerdekaan Amerika.
"Kali ini, mitra Amerika kami mengusulkan untuk mengadakan panggilan telepon tepat pada peringatan ke-250 Hari Kemerdekaan Amerika. Itu sangat berarti," kata Ushakov.
Selama pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas situasi konflik Ukraina, termasuk KTT NATO yang dijadwalkan berlangsung di Turki pada tanggal 7-8 Juli, yang akan dihadiri oleh Trump.
Menurut pihak Rusia, Presiden Putin menyampaikan penilaian Rusia tentang situasi di medan perang, menyatakan bahwa pasukan Rusia terus maju dan menguasai lebih banyak wilayah berpenduduk.
Putin juga menegaskan kembali keinginan Rusia untuk menyelesaikan konflik melalui jalur diplomatik, sambil menekankan bahwa solusi apa pun harus mempertimbangkan kekhawatiran utama Rusia.
Sementara itu, Presiden Trump menyatakan kesediaannya untuk terus memainkan peran mediasi dalam mempromosikan penyelesaian damai atas konflik tersebut.
Menurut Kremlin, Trump mengatakan bahwa utusan khususnya, Steve Witkoff dan Jared Kushner, akan melanjutkan upaya mediasi dan siap melakukan perjalanan ke Moskow bila diperlukan.
Selain isu Ukraina, kedua pemimpin juga membahas prospek kerja sama bilateral setelah konflik berakhir. Menurut pihak Rusia, Trump menyebutkan peluang signifikan untuk kerja sama antara AS dan Rusia di periode pasca-konflik.
Putin juga menegaskan kes readiness Rusia untuk berkontribusi dalam menstabilkan situasi di Timur Tengah, dan menyatakan harapan bahwa negosiasi antara AS dan Iran akan mencapai solusi jangka panjang yang memenuhi kepentingan kedua belah pihak.
Pada kesempatan Hari Kemerdekaan AS, Presiden Putin mengirimkan ucapan selamat kepada Bapak Trump, dan juga mendoakan kesuksesan bagi Presiden AS di Piala Dunia.
Di akhir percakapan telepon, kedua pemimpin sepakat untuk terus menjaga kontak dan melakukan pertukaran informasi lebih lanjut di masa mendatang.
Ini adalah panggilan telepon keempat antara Putin dan Trump tahun ini. Percakapan terakhir antara kedua pemimpin tersebut terjadi sekitar 20 hari yang lalu.