Satlantas Kukar Gencarkan Patroli Malam Antisipasi Balap Liar Selama Ramadan
Olahraga

Satlantas Kukar Gencarkan Patroli Malam Antisipasi Balap Liar Selama Ramadan

Latar News - TENGGARONG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) meningkatkan patroli malam selama Ramadan, guna mengantisipasi aksi balap liar yang kerap terjadi di sejumlah ruas jalan.

Patroli dilakukan sejak pukul 21.00 WITA hingga menjelang waktu sahur. Pola pengamanan disesuaikan dengan aktivitas masyarakat yang lebih dominan berlangsung pada malam hari selama bulan puasa.

Kasatlantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, mengatakan langkah tersebut diambil untuk menekan potensi gangguan ketertiban sekaligus mencegah kecelakaan lalu lintas.

“Selama bulan Ramadan kita melaksanakan kegiatan patroli untuk antisipasi balapan liar,” ujarnya.

Sejumlah titik yang menjadi prioritas pengawasan antara lain Jalur Dua Tenggarong Seberang-Samarinda, Jalan Pesut, dan Jalan Timbau. Ketiga lokasi tersebut dinilai rawan dijadikan arena balap liar oleh kelompok remaja.

“Titik-titik yang kami petakan itu memang sering dipakai anak-anak buat kebut-kebutan,” jelasnya.

Selain itu, kawasan Jalan Ahmad Dahlan juga masuk dalam pemetaan patroli berikutnya. Menurut Fandoli, pola balap liar yang dilakukan secara beriringan dengan kecepatan tinggi meningkatkan risiko kecelakaan.

“Kalau di Ahmad Dahlan nanti selanjutnya akan kita laksanakan patroli karena sistem mereka ini kan balapan ini iring-iringan banyak kendaraan tetapi melebihi batas kecepatan jadi mereka risiko untuk jatuh dan kecelakaan lalu lintas itu sangatlah besar,” tegasnya.

Untuk memberikan efek jera, Satlantas juga menyiapkan langkah penindakan terhadap pelaku maupun penonton balap liar. “Kalau untuk penindakan, itu nanti kita laksanakan penindakan untuk yang nonton, itu kita tindak menggunakan ETLE handheld. Kemudian untuk pelakunya sendiri, nanti akan kita tindak tilang manual dengan ditahan motornya kurang lebih 2 atau 3 bulan,” ungkapnya.

Penahanan kendaraan selama dua hingga tiga bulan diharapkan mampu menekan angka pelanggaran yang kerap muncul setiap Ramadan.

“Jadi ini sangat kita atensi karena balapan liar ini menjadi event tahunan atau mungkin masalah tahunan yang ada di Kukar ini. Jadi kita harus memberikan efek jera kepada pelaku-pelakunya,” pungkasnya. (RK)

You can share this post!