Aksi Balap Liar Warnai Awal Ramadhan di Jalan GORR
Regional
Gorontalo
Oleh - Indah Muliaty B. Mahmud,
Editor - Budi Akantu
RRi. CO. ID Gorontalo — Awal Ramadhan 1447 Hijriah yang semestinya diawali dengan suasana khusyuk dan menenangkan justru diwarnai pemandangan memprihatinkan. Pada Kamis, 19 Februari 2026, aktivitas di Jalan GORR terlihat jauh dari nilai ketenangan yang menjadi ruh bulan suci. Sejumlah pengendara, yang didominasi anak-anak muda, tampak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi dan melakukan aksi balap liar.
Aksi tersebut berlangsung di sepanjang Jembatan Panjang GORR, jalur yang ramai dilalui masyarakat pada pagi hari. Para pengendara terlihat melaju secara ugal-ugalan, saling mendahului tanpa memperhatikan keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya. Situasi ini tentu menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang melintas.
Yang lebih memprihatinkan, sebagian besar pengendara tidak mengenakan helm sebagai perlengkapan keselamatan. Bahkan, banyak sepeda motor telah dimodifikasi dengan knalpot brong sehingga menimbulkan kebisingan yang memecah ketenangan pagi Ramadhan. Kondisi ini dinilai tidak hanya membahayakan, tetapi juga mengganggu kenyamanan dan kekhusyukan masyarakat yang hendak menjalankan ibadah.
Ironisnya, aksi balap liar tersebut tetap berlangsung meskipun di lokasi telah terdapat petugas polisi lalu lintas yang berjaga. Hal ini menunjukkan masih rendahnya kesadaran sebagian generasi muda terhadap aturan berlalu lintas dan pentingnya disiplin, khususnya pada momentum bulan suci yang menuntut pengendalian diri serta perilaku yang lebih baik.
Perilaku berkendara yang tidak tertib ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mengendalikan emosi dan hawa nafsu, termasuk keinginan untuk menunjukkan eksistensi di jalan raya. Keselamatan diri dan orang lain seharusnya menjadi prioritas utama, bukan sekadar adrenalin sesaat yang berisiko menimbulkan kecelakaan.
Masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan selama Ramadhan. Peran keluarga, tokoh masyarakat, serta aparat penegak hukum sangat dibutuhkan untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda agar awal Ramadhan 1447 Hijriah benar-benar menjadi momentum perubahan menuju perilaku yang lebih tertib, aman, dan bermakna.
Kata Kunci / Tags
aksi balap liar disiplin berlalulintas Jembatan panjang GORR




