DPRD DKI Dukung Pengiriman 5.000 Warga Magang ke Jepang untuk Atasi Pengangguran
Sumber Foto: Koran Jakarta ®
Sosial

DPRD DKI Dukung Pengiriman 5.000 Warga Magang ke Jepang untuk Atasi Pengangguran

JAKARTA - DPRD DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Provinsi DKI mengirim 5.000 warga untuk magang kerja di Jepang. Program ini digagas sebagai langkah konkret menekan angka pengangguran di Ibu Kota.

Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menyampaikan hal tersebut usai rapat koordinasi bersama jajaran eksekutif menindaklanjuti surat permohonan PT Sinergi Maleo Azhar terkait program pemagangan ke Jepang, Rabu (18/2). Menurutnya, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar program ini bisa berjalan efektif.

"Kami melakukan ikhtiar maksimal untuk menekan pengangguran, baik melalui pelatihan di PPKD maupun pengiriman tenaga kerja ke luar negeri, khususnya ke Jepang," ujar Khoirudin.

Ia menjelaskan, hingga saat ini masih terdapat sejumlah kendala teknis yang harus diselesaikan. Hambatan tersebut meliputi persoalan birokrasi, penyusunan kurikulum, perizinan lisensi, hingga aspek teknis lainnya.

Khoirudin berharap proses penyelesaian kendala dapat dipercepat agar program segera direalisasikan. Dengan demikian, rekrutmen tenaga kerja asal Jakarta dan sekitarnya bisa segera dilakukan.

"Harapan saya, program ini segera berjalan untuk merekrut warga Jakarta dan sekitarnya," kata Khoirudin.

Ia mengungkapkan, ribuan tenaga kerja yang akan diberangkatkan antara lain akan mengisi posisi sopir angkutan logistik dan bus penumpang. Jepang saat ini mengalami kekurangan pramudi akibat pertumbuhan demografi yang negatif.

"Banyak bus di Jepang yang tidak beroperasi dan hanya terparkir di depo karena kekurangan tenaga kerja sopir. Sementara itu, kita memiliki over-supply tenaga kerja, jadi insyaAllah akan kita kirim ke sana," jelas Khoirudin.

Menurutnya, program magang kerja ke Jepang tidak hanya berdampak pada penyerapan tenaga kerja semata. Ia optimistis langkah ini juga akan memberikan kontribusi terhadap perekonomian Jakarta dan nasional melalui peningkatan devisa.

"Tentu harapan saya ini akan memberikan efek domino. Mereka adalah pahlawan devisa," tandas Khoirudin.

Sementara itu, Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza menjelaskan bahwa program tersebut juga diarahkan pada peningkatan aspek keamanan dan keselamatan pramudi. Selain itu, standar pelayanan transportasi di Jakarta diharapkan meningkat melalui transfer pengetahuan.

Ia menyebut, program akan memanfaatkan unit bisnis Transjakarta Academy dengan tahap awal memberangkatkan 20 pramudi terbaik ke Jepang. Mereka akan menyerap standar operasional global sebelum kembali bertugas di Jakarta.

"Saat mereka kembali, mereka akan membawa standar baru berskala global di Transjakarta," ujar Welfizon.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan ambisi Jakarta menjadi kota global yang kompetitif. Program tersebut juga membuka peluang karier internasional dengan kompensasi yang lebih menarik bagi para pramudi.