Halif Fest 2026: Kolaborasi Desainer Kaltim dalam Fashion Amal Ramadan
Sumber Foto: radarmedia.id
Lifestyle

Halif Fest 2026: Kolaborasi Desainer Kaltim dalam Fashion Amal Ramadan

SAMARINDA

SAMARINDA – Kampung Ramadan Temindung kembali menghadirkan rangkaian kegiatan kreatif selama 23 hari melalui Halif Fest 2026. Mengusung konsep perpaduan fashion dan amal, ajang itu menjadi wadah berkumpulnya para desainer dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Timur dalam satu panggung kolaborasi.

Ketua Fascreeya Indonesia sekaligus Ketua Panitia Halif Fest 2026, Anas Maghfur, menjelaskan Halif Fest menghadirkan program utama bertajuk Alifest yang difokuskan selama tiga hari. Dalam agenda tersebut, digelar fashion show, workshop kreatif, beauty class, hingga talk show bertema wastra dan industri fashion.

“Halif fest ini bagian dari Kampung Ramadan Temindung. Kami ingin menghadirkan event lifestyle yang tetap bernuansa Ramadan dengan semangat berbagi,” ujarnya.

Sebanyak 28 desainer dari sejumlah daerah seperti Berau, Sangatta, Bontang, Penajam Paser Utara, Samarinda, dan Tenggarong telah mengonfirmasi keikutsertaan. Total terdapat 158 busana (look) yang akan ditampilkan dalam fashion show dengan kemungkinan jumlah bertambah.

Tidak hanya desainer profesional, sejumlah SMK jurusan Tata Busana turut ambil bagian menampilkan karya siswa. Sebelumnya panitia telah menggelar audisi model yang diikuti lebih dari 100 peserta, baik secara langsung maupun Daring atau online.

Selain peragaan busana, Halif Fest 2026 menghadirkan beragam workshop, mulai dari menghias goodie bag dengan sulam dan payet, menghias toples Lebaran, hingga menghias kaos anak dengan aplikasi sulam. Ada pula workshop fashion desain yang menghadirkan desainer lulusan Islamic Fashion Institute Bandung serta talk show tentang wastra.

Untuk anak-anak usia sekolah dasar, panitia menggelar lomba busana muslim dengan konsep unik. Peserta tidak dipungut biaya pendaftaran, melainkan cukup membawa takjil untuk disedekahkan.

Konsep amal diterapkan bagi penonton fashion show. Apabila biasanya acara serupa menerapkan tiket berbayar, kali ini pengunjung cukup bersedekah seikhlasnya. Panitia bekerja sama dengan Baznas dalam pengelolaan donasi tersebut.

“Kami tidak menentukan nominal. Pengunjung wajib bersedekah, tapi besarnya bebas. Ini bagian dari semangat Ramadan,” jelas Anas.

Menurutnya tujuan utama kegiatan tersebut adalah membangun ekosistem industri fashion di Kalimantan Timur agar semakin berkembang dan diminati masyarakat.

“Kami ingin masyarakat lebih mengenal produk desainer lokal dan bangga memakainya. Industri fashion harus berjalan bersama ada desainer, model, agensi, komunitas, pelaku usaha, hingga dukungan pemerintah. Itulah ekosistem yang sedang kami bangun,” tegasnya.

Melalui Halif Fest 2026 diharapkan sinergi antar pelaku industri kreatif di Kaltim semakin kuat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah secara berkelanjutan.

Pewarta: Hanafi

Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.