Konflik Keluarga Diduga Pemicu Tragedi Alvaro Kiano Nugroho
fin.co.id – Di balik tragedi tewasnya Alvaro Kiano Nugroho, keluarga mengungkap adanya tanda-tanda mencurigakan, dan konflik rumah tangga antara ibu Alvaro, Arum, dengan sang ayah tiri, sebelum kasus penculikan terjadi. Hal itu disampaikan oleh Nenek Alvaro, Sayem (53).
Sayem menceritakan, Arum sudah lama curiga terhadap perilaku Alex, ayah tiri Alvaro.
"Anak saya tuh sudah gak mau. Soalnya dari pertama itu anak saya udah curiga. Tapi kan keluarga enggak mungkin ya percaya," terangnya kepada wartawan, Senin, 24 November 2025.
Menurut Sayem, anaknya bahkan mendapat firasat buruk melalui mimpi.
Advertisement
"Beneran pak aku diimpiin Alvaro nih udah gak ada, perasaan anak saya tuh di rumah banjir katanya. Tapi yang hanyut kok cuma Alvaro?" katanya.
Sayem juga menyebut bahwa konflik rumah tangga antara Arum dan Alex sudah memuncak hingga Arum sempat mengajukan perceraian.
"Udah gak mau. Udah minta cerai. Tapi Alex ‘kalo lo mau ceraiin saya lo ngurus aja sendiri’," jelasnya.
Ketegangan antara suami istri ini disebut semakin memburuk.
"Pulang pun berantem terus Alexnya gak mau dipisah dari Arum (istri terduga pelaku), mungkin dendamnya begini, nyulik Alvaro itu supaya Arum pulang," tambah Sayem.
Setelah tragedi terjadi, keluarga merasa mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk kepolisian setempat.
"Bu Seala Kaposek ini punya peran besar. Alhamdulillah. Membantu saya. Orang yang baik," kata Sayem.
Keluarga berharap penyelidikan kasus ini tidak berhenti pada satu pelaku saja.
"Jadi nanti mau diusut gitu," ujarnya.
Advertisement
Diketahui, Alvaro Kiano Nugroho, yang dilaporkan hilang sejak 6 Maret 2025, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Polisi memastikan seorang terduga pelaku telah diamankan.
Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, membenarkan penemuan tersebut.
Halaman 1 2




