Musrenbang Batuwarno 2026: Sinergi Perencanaan dan Kreativitas Lewat Fashion Show Batik
Sumber Foto: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
Lifestyle

Musrenbang Batuwarno 2026: Sinergi Perencanaan dan Kreativitas Lewat Fashion Show Batik

WONOGIRI – Pemerintah Kecamatan Batuwarno menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tahun 2026 pada Kamis (12/2/2026) di Pendopo Kecamatan Batuwarno. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Wonogiri Tahun 2027, sebagai tindak lanjut Surat Edaran Bupati Wonogiri mengenai arahan kebijakan dan prioritas pembangunan.

Musrenbang dihadiri tim dari Kabupaten Wonogiri, Forkopimca, para kepala desa/lurah beserta sekretaris desa/kelurahan, unsur pendidikan, tim fasilitasi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan usulan pembangunan dari tingkat desa dengan prioritas pembangunan kabupaten.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Musrenbang Kecamatan Batuwarno kali ini tampil lebih semarak dengan adanya fashion show batik hasil karya peserta pelatihan membatik. Pelatihan tersebut sebelumnya dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Wonogiri melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026. Karya-karya batik tersebut diperagakan langsung oleh para peserta pelatihan, menampilkan kreativitas sekaligus potensi ekonomi kreatif masyarakat Batuwarno.

Sekretaris Kecamatan Batuwarno, Eko Budiyarto, selaku Pelaksana Harian Camat Batuwarno, dalam sambutannya menyampaikan, Musrenbang tidak hanya menjadi forum perencanaan pembangunan, tetapi juga ruang untuk menampilkan potensi lokal.

“Hari ini kita tidak hanya membahas perencanaan pembangunan, tetapi juga menunjukkan hasil nyata pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan membatik. Ini menjadi bukti bahwa program pelatihan mampu meningkatkan keterampilan dan membuka peluang ekonomi baru bagi warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Wonogiri, Wiyanto, menyampaikan apresiasi atas hasil pelatihan yang ditampilkan dalam forum tersebut.

“Pelatihan membatik ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam meningkatkan keterampilan, kompetensi, dan kemandirian masyarakat. Kami berharap keterampilan yang telah diperoleh dapat dikembangkan menjadi usaha produktif yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Kabupaten Wonogiri, Mursyid Suroto, juga menegaskan pentingnya sinergi antara perencanaan pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Musrenbang adalah ruang strategis untuk memastikan program pembangunan tepat sasaran. Ketika perencanaan dikaitkan dengan pemberdayaan ekonomi seperti pelatihan membatik, dampaknya akan lebih nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Melalui Musrenbang Kecamatan Batuwarno Tahun 2026 ini diharapkan seluruh usulan pembangunan yang disepakati mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat sektor ekonomi lokal. Penampilan fashion show batik menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kreativitas masyarakat Batuwarno.