Pelaku Pembunuhan Anak Politikus PKS Ditangkap Saat Mencuri
Sumber Foto: tangerang.tribunnews.com
Latar Utama

Pelaku Pembunuhan Anak Politikus PKS Ditangkap Saat Mencuri

TRIBUNTANGERANG.COM - Latar belakang pelaku pembunuhan anak politikus PKS Maman Suherman akhirnya terungkap setelah dibekuk polisi pada Jumat (2/1/2026).

Tersangka berinisial HA diringkus tim gabungan di kawasan Kampung Pabuaran, Kelurahan Ciwedus, Kota Cilegon, Banten.

Pelaku ditangkap saat hendak mencuri di rumah mewah milik mantan anggota DPRD Kota Cilegon dua periode, Roisyudin Sayuri

Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Dermawan menyebut HA merupakan karyawan sebuah perusahaan swasta di Cilegon.

Meski demikian, penyidik mengungkap tersangka juga memiliki aktivitas kriminal lain di luar pekerjaan utamanya.

Tak hanya itu saja, Polda Banten mengungkap, tersangka dikenal sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan yang kerap mengincar rumah-rumah mewah yang ditinggal penghuninya.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyebut HA merupakan spesialis pembobol rumah kosong. Dalam kasus ini, tersangka diduga masuk ke rumah korban untuk mencuri.

HA sendiri ditangkap setelah kepergok mencuri di rumah seorang politisi Partai Golkar di Cilegon.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan menambahkan, barang hasil curian seperti jam tangan dan perhiasan disembunyikan tersangka di lokasi tersembunyi dekat tempat tinggalnya.

Ditangkap saat Hendak Mencuri

Pelaku pembunuhan Muhammad Axle Harman Miller (9) di Kompleks Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon, ditangkap saat hendak mencuri di rumah mewah milik mantan anggota DPRD Kota Cilegon dua periode, Roisyudin Sayuri.

Axle merupakan anak dari politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Serang, Maman Suherman.

Penangkapan pelaku terjadi di Lingkungan Pabuaran, Kelurahan Ciwedus, Kota Cilegon, Jumat (2/1/2026).

“Iya, ditangkap di rumah saudara. Memang saat itu saya tidak ada di lokasi. Sebelumnya tidak ngeuh, kami tidak tahu kalau itu ada kaitannya dengan peristiwa di BBS. Kami baru tahu pada malam harinya. Saat kami menelepon polisi, ternyata dari hasil pengembangan, pelaku memiliki keterkaitan dengan kasus di BBS,” kata anggota DPRD Provinsi Banten, Dede Rohana, Sabtu.

Ia menyampaikan bahwa pelaku melancarkan aksinya saat kondisi rumah saudaranya sedang sepi. Menurutnya, rumah tersebut kerap kosong setiap akhir pekan karena ditinggal pemiliknya ke BSD, Tangerang.

“Soalnya setiap hari Sabtu–Minggu rumah itu kosong karena ditinggal ke BSD, karena punya rumah juga di BSD. Kalau hari Minggu itu memang tidak ada orang,” ujarnya.