Tingkat Pengangguran Inggris Capai 5,2%, Bank of England Pertimbangkan Pemangkasan Suku Bunga
Tingkat pengangguran di Inggris melonjak mendekati level tertinggi dalam lima tahun terakhir pada kuartal terakhir tahun lalu. Kondisi ini terjadi seiring dengan melambatnya pertumbuhan upah, menandakan pasar tenaga kerja yang terus melemah dan membuka peluang bagi Bank of England (BOE) untuk memangkas suku bunga pada musim semi mendatang.
Menurut data terbaru dari Office for National Statistics (ONS) yang dirilis pada Selasa, 17 Februari 2026, tingkat pengangguran mencapai 5,2%. Angka ini lebih tinggi dari perkiraan ekonom yang sebelumnya memproyeksikan 5,1%.
Tidak hanya itu, pertumbuhan upah reguler di sektor swasta, yang menjadi indikator utama perhatian BOE, juga menunjukkan penurunan signifikan. Pertumbuhan upah melambat hingga 3,4%, mencapai level terendah dalam lebih dari lima tahun terakhir. Selain itu, catatan Mureks menunjukkan, data pajak terpisah mengindikasikan adanya penurunan jumlah karyawan dalam daftar penggajian sebanyak 11.000 orang pada bulan Januari.
Secara keseluruhan, data-data ini kemungkinan besar akan meyakinkan para pembuat kebijakan di Komite Kebijakan Moneter BOE bahwa tekanan inflasi yang berasal dari pasar tenaga kerja mereda cukup cepat. Kondisi ini dinilai cukup untuk memungkinkan BOE melakukan pemangkasan suku bunga.
Sebelumnya, Komite Kebijakan Moneter BOE telah menahan suku bunga di level 3,75% pada awal bulan ini. Keputusan tersebut diambil melalui voting ketat 5-4, yang cukup mengejutkan banyak pihak. Gubernur Andrew Bailey menjadi salah satu yang menghalangi penurunan suku bunga lebih lanjut pada saat itu.




