Tingkat Pengangguran Kaltim Naik Menjadi 5,20 Persen, Lulusan SMK Paling Terpengaruh
Sumber Foto: Korankaltim.com
Sosial

Tingkat Pengangguran Kaltim Naik Menjadi 5,20 Persen, Lulusan SMK Paling Terpengaruh

Jumat, 06/02/2026

Penulis: M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada November 2025 sebesar 5,20 persen.

Angka ini mengalami kenaikan tipis 0,02 persen poin dibandingkan Agustus 2025, seiring bertambahnya jumlah angkatan kerja di daerah tersebut.

Kepala BPS Kaltim, Mas’ud Rifai, menjelaskan kenaikan TPT terjadi karena pertumbuhan angkatan kerja lebih cepat dibandingkan penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), jumlah angkatan kerja Kaltim mencapai 2,07 juta orang, naik 2.028 orang dalam tiga bulan terakhir.

“Secara absolut, jumlah penduduk yang bekerja juga meningkat. Ini menunjukkan pasar kerja masih bergerak, meski belum sepenuhnya mampu menyerap tambahan angkatan kerja baru,” ujar Mas’ud Rifai, Jumat (6/2/2025).

BPS mencatat jumlah penduduk bekerja di Kaltim mencapai 1,97 juta orang, bertambah 1.635 orang dibandingkan Agustus 2025. Struktur ketenagakerjaan masih didominasi sektor perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi kendaraan, dengan kontribusi 18,38 persen. Sementara sektor dengan kontribusi terendah adalah real estat sebesar 0,62 persen.

Dari sisi kualitas pekerjaan, kondisi ketenagakerjaan menunjukkan perbaikan. Proporsi pekerja formal meningkat menjadi 57,94 persen, naik 1,16 persen poin. Selain itu, persentase setengah pengangguran dan pekerja paruh waktu juga mengalami penurunan signifikan.

Mas’ud Rifai menilai tren tersebut mengindikasikan membaiknya kualitas lapangan kerja di Kaltim.

Berita Terkait