BPIP Menanggapi Isu Diskriminasi dalam Seleksi Paskibraka Sulsel
Sumber Foto: Tempo.co
Latar Isu

BPIP Menanggapi Isu Diskriminasi dalam Seleksi Paskibraka Sulsel

Latar News - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) membantah adanya dugaan diskriminasi dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional di Sulawesi Selatan. Dugaan tersebut mencuat setelah peserta asal Makassar berinisial CYL, yang memiliki latar belakang etnis Cina, gagal melanjutkan ke seleksi pusat meskipun dinyatakan masuk dalam tiga besar hasil seleksi awal.

Awal Kejadian

Dugaan diskriminasi ini beredar di media sosial setelah hasil seleksi awal diumumkan. CYL, meskipun menempati posisi yang baik, tidak terpilih untuk melanjutkan ke tahap berikutnya, memicu pertanyaan mengenai keadilan proses seleksi.

Perkembangan

Menanggapi isu tersebut, Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat Fuad Lutfi menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara profesional dan obyektif. Ia menegaskan bahwa seleksi tidak mempertimbangkan latar belakang peserta, melainkan berdasarkan indikator yang telah ditetapkan secara nasional. Fuad juga mengklarifikasi bahwa pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah dalam wawancara tidak menjadi komponen penilaian kelulusan, melainkan bagian dari dialog untuk menilai wawasan peserta secara umum.

Kondisi Terakhir

Fuad menyatakan bahwa keputusan mengenai peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu pihak saja, melainkan hasil penilaian lintas unsur yang melibatkan pemerintah daerah dan panitia seleksi. Ia juga menekankan pentingnya melihat keseluruhan proses seleksi secara utuh, bukan hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial. BPIP siap berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi jika ada hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut.