Latar News - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram mengadakan pelatihan keterampilan pada tahun 2026 untuk menekan angka pengangguran. Program ini didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan ditujukan bagi masyarakat yang belum bekerja, termasuk warga miskin dan purna pekerja migran Indonesia (PMI).
Kepala Disnaker Kota Mataram, Putra Ekantara, menjelaskan bahwa empat jenis pelatihan yang disiapkan meliputi las, otomotif, tata rias, dan barista. Pelatihan ini direncanakan berlangsung pada bulan Juli hingga Agustus 2026 dengan anggaran dari DBHCHT sebesar Rp934 juta.
Pendaftaran untuk pelatihan dilakukan melalui aplikasi ketenagakerjaan Ketawa. Peserta yang lolos akan menjalani wawancara untuk memastikan kesesuaian data dan kriteria. Setiap jenis pelatihan akan diikuti oleh 32 peserta, dengan total kuota mencapai 128 orang. Peserta harus merupakan warga Kota Mataram yang belum bekerja, termasuk kategori miskin dan purna PMI yang masih produktif.
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan menerima peralatan sesuai bidang keterampilan yang diikuti untuk modal awal bekerja atau membuka usaha mandiri. Sebelumnya, pada triwulan kedua 2026, Disnaker telah menggelar pelatihan servis AC, servis telepon seluler, dan tata boga yang diikuti oleh 96 peserta dengan pendanaan dari DBHCHT semester pertama. Seluruh peserta tersebut juga telah menerima bantuan peralatan dan saat ini dipantau melalui grup Whatsapp untuk perkembangan usaha mereka.