Latar News - Seorang pelajar berinisial R merakit dan meledakkan bom di MAN 3 Padang, Sumatera Barat, karena mengalami bullying sejak kecil. Tindakan bullying tersebut diduga berkontribusi pada tekanan psikologis yang dialami R.
Bullying terhadap R dimulai sejak masa kecilnya, meskipun tidak dilakukan oleh orang yang sama. Menurut Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, R mulai mengalami bullying dari teman-temannya ketika duduk di kelas dua. Hingga saat ini, R sudah berada di kelas tiga dan terus mengalami tindakan tersebut.
Akumulasi dari pengalaman bullying ini membuat R mencari cara untuk merakit bom. Ia belajar secara otodidak melalui platform seperti YouTube dan media sosial. R mulai mempelajari pembuatan bom sejak bulan Ramadan dan mengakui bahwa ia mendapatkan informasi tersebut dari internet.
Setelah ledakan yang terjadi di area MAN 3 Padang, pelajar tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian. Tidak ada korban yang dilaporkan dalam insiden ini.