NATO Rencanakan Blokade Laut di Kawasan Baltik-Arktik
WARTA LOMBOK — Negara-negara NATO disebut tengah merancang blokade angkatan laut terhadap Rusia di kawasan Baltik - Arktik.
Rencana itu disampaikan Duta Besar Rusia untuk Oslo, Nikolai Korchunov, yang menilai situasi kawasan kian dimiliterisasi oleh aliansi Barat.
"Negara-negara Aliansi, termasuk Norwegia , benar-benar mengubah kawasan Baltik - Arktik menjadi negara 'barak', menempatkan 'penjaga' mereka di mana-mana ( operasi NATO 'Baltic Sentinel,' 'Eastern Sentinel,' 'Arctic Sentinel') dan membatasi kebebasan navigasi yang melanggar hukum internasional," kata Nikolai Korchunov sebagaimana dilansir dari Ria Novosti.
Menurut Korchunov, negara-negara NATO bahkan menyusun skema blokade laut, baik sebagian maupun penuh, yang berpotensi mengganggu jalur pelayaran Rusia.
Pada Agustus lalu, ajudan presiden Rusia sekaligus Ketua Kolegium Maritim, Nikolai Patrushev, menyebut Barat beralih ke perang ekonomi setelah gagal di medan tempur.
Ia mengungkap Uni Eropa telah meluncurkan misi “Baltic Guardian” untuk membatasi kapal dagang Rusia di Laut Baltik.




