NATO Siapkan Bantuan Rp589 T untuk Perkuat Pertahanan Udara Ukraina
Bloomberg, Menteri Pertahanan Inggris John Healey mengumumkan bahwa negara-negara sekutu telah berkomitmen memberikan bantuan militer baru senilai hingga US$35 miliar (sekitar Rp589 triliun) untuk Ukraina. Langkah ini diambil guna memperkuat pertahanan udara Kyiv menyusul rentetan serangan udara masif Rusia yang menyasar infrastruktur energi dan warga sipil.
Komitmen besar ini lahir dari pertemuan koordinasi dukungan untuk Ukraina di Brussels pada Kamis (12/2). Pertemuan tersebut berlangsung di tengah upaya cepat Eropa untuk memperkuat posisi Ukraina, mengingat invasi skala penuh Moskow kini hampir memasuki tahun keempat.
“Kami berempat telah bekerja keras untuk memastikan tahun yang krusial bagi Ukraina ini dimulai dengan komitmen yang besar pula,” ujar Healey dalam konferensi pers bersama Menteri Pertahanan Ukraina, Jerman, serta Sekjen NATO Mark Rutte. “Kita bisa menyelamatkan nyawa, kita bisa menekan Putin, dan kita bisa menyepakati perdamaian, namun itu hanya mungkin jika kita melangkah bersama.”
Serangan udara Rusia yang tak henti-hentinya selama berbulan-bulan telah memaksa jutaan warga Ukraina melewati musim dingin tanpa pasokan listrik dan pemanas yang stabil. Meski suhu mulai naik, gangguan pada saluran air dan pemanas yang diperparah oleh cuaca beku ekstrem baru-baru ini masih terus terjadi, diikuti dengan pemadaman listrik yang berkepanjangan.
Baca Juga
Drone Ukraina Bombardir Kilang Minyak Lukoil Ke-2 di Rusia
PLTN Ukraina di Ambang Bahaya Akibat Serangan Rudal Rusia
Ukraina Klaim Serangan Drone Rusia Telah Bunuh 15 Warga Sipil
Next article →




