Latar News - RRI.CO.ID, Singaraja - Climate Awareness Day atau Hari Kesadaran Iklim diperingati setiap tahun pada tanggal 26 Maret. Peringatan ini merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran akan perubahan iklim dan pentingnya pelestarian lingkungan.
Peringatan ini juga menyoroti dampak pemanasan global serta mendorong aksi nyata seperti penghematan energi dan pengelolaan sampah untuk masa depan bumi. Walau terkadang bertepatan dengan Earth Hour (Sabtu terakhir Maret), peringatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang gaya hidup ramah lingkungan.
Peringatan ini mengajak masyarakat melakukan tindakan kecil seperti mematikan lampu yang tidak terpakai, mengurangi penggunaan plastik, dan menanam pohon. Peringatan ini menyoroti dampak nyata perubahan iklim, seperti cuaca ekstrem dan kerusakan ekosistem, serta mendorong penggunaan energi terbarukan.
Hari Iklim Dunia menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang efisien untuk memerangi perubahan iklim. Di beberapa tahun, akhir Maret (termasuk sekitar tanggal 26) diperingati dengan aksi mematikan lampu selama satu jam Earth Hour untuk mengurangi emisi karbon.
Di Indonesia, momen akhir Maret juga sering dikaitkan dengan perayaan Nyepi. Perayaan Nyepi dianggap sebagai momen penghematan energi dan pelestarian lingkungan.