Latar News - Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar sedang menyelidiki kasus kematian seorang perempuan berinisial AS (26) asal Tegal, Jawa Tengah, di rumah kos di Jalan Mekar II Blok A, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Bali. Pihak kepolisian menelusuri jejak MZ (26), seorang warga negara Singapura yang diduga terkait dalam peristiwa ini.
Peristiwa ini bermula pada Rabu (15/7) malam sekitar pukul 19.00 Wita, ketika adik korban, yang berinisial RA, mendatangi rumah kos tersebut setelah tidak dapat menghubungi kakaknya selama beberapa hari. Setibanya di lokasi, RA mencium bau busuk yang sangat menyengat. Ia kemudian membuka pintu kamar kos dan menemukan sebagian tubuh korban tertutup boneka dan karpet.
Tidak lama setelah penemuan tersebut, MZ, yang merupakan pacar korban, keluar dari kamar di sebelahnya. Saat ditanya mengenai keberadaan AS, MZ tidak memberikan jawaban yang jelas, dan karena curiga, RA memukulnya menggunakan helm. MZ kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor. Menurut keterangan saksi, AS dan MZ telah tinggal bersama di rumah kos tersebut sejak Maret 2025 dan sering terlibat pertengkaran terkait masalah perselingkuhan. Polisi juga memeriksa seorang perempuan berinisial DP, yang baru mengenal MZ selama tiga hari dan pernah mencium bau tidak sedap dari kamar kos tersebut.
Polisi masih menunggu hasil autopsi untuk menentukan penyebab kematian AS. Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUP Prof Ngoerah, Denpasar. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara, jenazah ditemukan dalam posisi telentang di lantai kamar dan mengalami pembengkakan serta pembusukan. Tidak ditemukan luka terbuka pada tubuh korban akibat kondisi jenazah yang sudah membusuk.