Puan Maharani Minta Pemerintah Antisipasi Hantavirus
Latar News - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani, mengingatkan pemerintah untuk segera memitigasi risiko penyebaran Hantavirus guna mencegah potensi wabah yang lebih luas, seperti yang terjadi pada pandemi Covid-19.
Awal Kejadian
Isu Hantavirus kembali mencuat setelah dilaporkan adanya kasus infeksi di kapal pesiar MV Hondius yang berlayar dari Argentina menuju Kepulauan Canary. Kapal tersebut singgah di beberapa lokasi terpencil, termasuk Antartika dan Kepulauan Falkland. Pada pertengahan April 2026, seorang penumpang berkebangsaan Belanda dilaporkan terinfeksi dan meninggal dunia.
Perkembangan
Puan menegaskan pentingnya langkah antisipasi dari seluruh pemangku kepentingan, meskipun belum ada laporan resmi kasus di Indonesia. DPR RI berencana memanggil Kementerian Kesehatan dan pihak terkait untuk membahas kesiapan Indonesia menghadapi ancaman virus ini. Puan menyampaikan bahwa Komisi IX akan melakukan koordinasi intensif untuk memastikan langkah pencegahan yang matang.
Kondisi Terakhir
Kementerian Kesehatan, melalui Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit, Andi Saguni, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada temuan kasus Hanta Pulmonary Syndrome (HPS) di Indonesia. Sistem surveilans nasional terus memantau potensi persebaran virus, dan pemerintah berkomitmen menjaga pintu masuk negara untuk mencegah masuknya varian virus yang lebih berbahaya.




