Latar News - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas banyaknya posisi jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Diskusi berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026, dengan tema "Krisis Definitif di Tubuh OPD: Membedah Tata Kelola Birokrasi Pamekasan dan Peran Strategis Legislatif." Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ruang pengawasan yang objektif dan konstruktif dalam mendorong perbaikan iklim tata kelola pemerintahan di Kabupaten Pamekasan.
Ketua PWI Pamekasan, Hairul Anam, menyatakan bahwa FGD ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial pers dalam mengawal pemerintahan lokal. Ia menekankan pentingnya kehadiran pejabat definitif untuk menciptakan kebijakan strategis yang berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat.
FGD menghadirkan sejumlah pembicara kunci, termasuk Bupati Pamekasan, Kholilurrahman; Plt. Kepala BKPSDM Pamekasan, Saudi Rahman; Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur; serta Akademisi, Dr. Moh. Subhan. Diskusi dipandu oleh Wakil Ketua PWI Pamekasan, Ongky Arista UA, dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk anggota PWI, insan pers, perwakilan NGO, mahasiswa, dan tokoh masyarakat.
PWI Pamekasan berharap diskusi ini dapat menghasilkan rekomendasi konkret untuk pemerintah daerah, dengan tujuan reformasi birokrasi yang sehat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.