Rusia Kehilangan 65.000 Tentara di Ukraina, Takut Serang NATO
Sumber Foto: Kabar Cirebon
Internasional

Rusia Kehilangan 65.000 Tentara di Ukraina, Takut Serang NATO

KABAR CIREBON - Kemajuan Rusia di sejumlah wilayah Ukraina dibayar dengan mahal. Selain menghabiskan persenjataan mulai dari drone hinggal rudal, Moskow juga telah banyak kehilanggan sumber daya tentara.

Perlu diketahui, selama menyerang Ukraina, militer Rusia selain menggunakan tentara organik, juga melibatkan tentara bayaran dari berbagai negara. Kremlin juga dibantu tentara Grup Wagner.

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan Rusia menderita "kerugian yang luar biasa" di Ukraina, kehilangan sekitar 65.000 tentara selama dua bulan terakhir.

Rutte juga mengatakan kepada media dalam sebuah pertemuan meja bundar di Konferensi Keamanan Munich bahwa aliansi NATO cukup kuat sehingga Rusia saat ini tidak akan mencoba menyerangnya.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio mengatakan di Munich bahwa Rusia kehilangan 7.000 hingga 8.000 tentara per minggu dalam perang yang sedang berlangsung di Ukraina.

Jumlah tentara Rusia yang tewas di lapangan bisa lebih banyak lagi karena beberapa di antaranya gugur di garis depan tapi tidak tercatat atau tidak dilaporkan.