Latar News - Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan Workshop dan Simulasi Siaran Televisi yang menarik perhatian praktisi dari Trans7 Akademi. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari di Kampus UBSI Pemuda dan menjadi bukti implementasi pembelajaran berbasis industri bagi mahasiswa peminatan Digital Broadcasting Media.
Simulasi siaran televisi dibagi menjadi dua sesi, yaitu BMN TV pada Senin dan Selasa, serta Broad TV pada Rabu dan Kamis. Mahasiswa berhasil memproduksi beragam program secara mandiri, termasuk berita, dokumenter, talkshow, game show, dan drama televisi.
Pendampingan langsung diberikan oleh para praktisi Trans7 Akademi, termasuk Produser Lapor Pak, Toto, dan tim kreatif Agam serta Riri. Toto menyatakan kekagumannya terhadap kemampuan mahasiswa UBSI dalam mengevaluasi konsep program, penyusunan rundown, penguatan naskah, teknik penyutradaraan, pengambilan gambar, tata artistik, serta kualitas audio visual. Masukan yang diberikan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memahami standar kerja profesional di industri penyiaran.
Aria, perwakilan mahasiswa, mengungkapkan rasa syukur atas pengalaman yang didapat dan apresiasi dari para produser. Ketika menjelaskan kolaborasi dengan Trans7 Akademi, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Intan Leliana, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam memberikan gambaran nyata tentang budaya kerja dan tantangan di industri. Dengan terselenggaranya simulasi ini, diharapkan mahasiswa semakin siap untuk berkontribusi dalam industri media di Indonesia.