Investasi Diperlukan untuk Ciptakan Lapangan Kerja Berkualitas bagi Kaum Muda
JAKARTA, KOMPAS.com - Penyediaan lapangan kerja berkualitas menjadi salah satu hal mendesak yang harus segera di selesaikan pemerintah.
Lapangan pekerjaan yang berkualitas akan mendorong daya beli kelas menengah dan berpotensi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu mengatakan, untuk mencapai Indonesia Emas 2045 perlu penyediaan lapangan kerja diiringi dengan kualitas yang baik.
Masalah lapangan pekerjaan menjadi salah satu masalah mendesak yang perlu segera diselesaikan dalam lima tahun ke depan.
"Walaupun pengangguran terbuka mengalami penurunan, penciptaan lapangan pekerjaan yang baru itu rata-rata di sektor informal yang gajinya rendah," kata dia dalam OJK Institute Webinar Outlook Ekonomi di Tahun 2026, Kamis (19/2/2026).
Sementara itu, tren pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor formal juga terus meningkat.
"Yang lebih mengkhawatirkan, yang menganggur itu lebih banyak kaum muda, sekitar 25 persen, dan yang lebih terdidik," imbuh dia.
Menurut Mari, fenomena ini dapat menjadi sumber ketegangan ketika tidak segera diatasi dengan penciptaan lapangan pekerjaan yang baru.
Lapangan kerja baru didominasi sektor informal
Lebih lanjut, Mari menjelaskan, saat ini sekitar 80 persen penciptaan lapangan kerja yang baru justru didominasi oleh sektor informal.
Rata-rata lapangan pekerjaan dari sektor ini biasanya memiliki upah di bawah standar atau upah minimum regional (UMR).
Lapangan pekerjaan di sektor informal biasanya berasal dari sektor seperti konstruksi, perdagangan, akomodasi hingga bisnis makanan dan minuman.
"Ini menunjukkan perlunya penciptaan lapangan kerja yang berkualitas," ucap dia.
Mari mengatakan, adanya masalah penciptaan lapangan pekerjaan di sektor formal atau pekerjaan yang memiliki upah di atas UMR juga menjadi akar masalah dari penurunan daya beli kelas menengah di Indonesia.
"Yang perlu diatasi dengan meningkatkan investasi dan meningkatkan lapangan pekerjaan," ucap dia.
Investasi untuk menciptakan lapangan kerja
Mari menjelaskan, satu-satuna cara untuk mendorong daya beli kelas menengah Indonesia adalah dengan penciptaan lapangan kerja dengan pendapatan yang layak.
Hal tersebut dapat dilakukan dengan mendatangkan investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
"Kuncinya ya ke investasi pada akhirnya, kalau kita bisa benar-benar mendorong investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri itu pada akhirnya kunci utama di luar fiskal (untuk dorong pertumbuhan ekonomi," ungkap dia.




