Menghadapi Isu Bullying, Agensi K-Pop Periksa Latar Belakang Calon Idol
Sumber Foto: IntipSeleb
Latar Isu

Menghadapi Isu Bullying, Agensi K-Pop Periksa Latar Belakang Calon Idol

Dalam industri musik K-Pop, isu bullying semakin menjadi perhatian. Banyak agensi berusaha untuk menyelidiki latar belakang calon trainee mereka, namun proses ini tidak selalu mudah. Dragon J, seorang pelatih dari agensi, berbagi pandangannya mengenai tantangan yang dihadapi oleh agensi dalam menelusuri riwayat calon idol.

Tantangan dalam Menyelidiki Latar Belakang

Menurut Dragon J, agensi tidak dapat melakukan penyelidikan menyeluruh terkait latar belakang calon trainee karena terbatasnya waktu dan sumber daya. Selain itu, ada juga alasan hukum dan masalah pengamanan yang membuat proses ini menjadi lebih kompleks. Dia menambahkan bahwa banyak calon idol yang direkomendasikan oleh institusi pendidikan seni, seperti School of Performing Arts Seoul (SOPA) dan Hanlim Multi Art School, yang cenderung memiliki riwayat bersih dari kasus bullying, setidaknya selama masa sekolah.

Metode Penilaian Sifat Trainee

In Ji Woong, pelatih lainnya, menjelaskan bahwa agensi memiliki cara untuk mengetahui sifat asli para trainee. Salah satu metode yang digunakan adalah dengan meminta mereka menari hingga kelelahan. Trainee yang memiliki temperamen tinggi cenderung menunjukkan reaksi emosional yang kuat, seperti berteriak dan meninggalkan ruangan. Sebaliknya, trainee yang tidak memiliki masalah kepribadian biasanya akan melanjutkan menari meskipun dalam keadaan emosional, bahkan hingga menangis.

"Trainee yang tidak memiliki masalah kepribadian cenderung melanjutkan sampai akhir, bahkan saat mereka merasa tertekan. Namun, ada juga yang tidak bisa menahan amarahnya dan memilih untuk keluar dari ruang latihan," ungkap In Ji Woong dalam video di kanal YouTube AYO 에이요.

Pentingnya Penilaian Temperamen

In Ji Woong menegaskan bahwa penilaian temperamen calon idol sangat penting bagi agensi. Dengan memahami sifat dan perilaku calon trainee, agensi dapat lebih mudah melakukan penyaringan untuk menentukan siapa yang layak didebutkan. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa para idol yang dihasilkan tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki karakter yang baik.