PANI Pertimbangkan Berbagai Opsi Pendanaan untuk Ekspansi Usaha
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), emiten properti yang dimiliki oleh Sugianto Kusuma, menegaskan bahwa mereka terbuka terhadap berbagai opsi pendanaan eksternal. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mendukung ekspansi dan keberlangsungan usaha perusahaan, termasuk kemungkinan pelaksanaan rights issue di masa depan. Meskipun demikian, saat ini belum ada rencana resmi terkait hal tersebut.
Pernyataan ini disampaikan oleh perusahaan dalam surat klarifikasi yang ditujukan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah munculnya berita mengenai rencana rights issue yang kabarnya akan dilaksanakan pada akhir tahun 2025.
Christy Grassela, Corporate Secretary PANI, menjelaskan bahwa informasi mengenai rights issue yang beredar bukan berasal dari perusahaan. Meskipun begitu, PANI tetap membuka kemungkinan untuk melakukan aksi korporasi lainnya, termasuk Penawaran Umum Terbatas (PMHMETD), sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Hal ini diingatkan mengingat sektor properti memerlukan investasi yang berkelanjutan.
"Salah satu opsi yang terbuka saat ini adalah pembiayaan eksternal maupun internal. Perseroan akan mempertimbangkan segala kesempatan dan peluang yang ada demi kemajuan dan pertumbuhan perusahaan," ujar Christy.
Informasi Tambahan
- PANI sebelumnya dikabarkan akan melakukan rights issue.
- Vale Indonesia (INCO) baru menyerap 26% dari dana rights issue.
- TOWR juga merencanakan rights issue senilai Rp5,4 triliun dengan harga premium.




