Profil Sherly Tjoanda: Gubernur Perempuan Pertama Maluku Utara dan Dedikasinya untuk Masyarakat
Sumber Foto: Lamongan Terkini
Latar Isu

Profil Sherly Tjoanda: Gubernur Perempuan Pertama Maluku Utara dan Dedikasinya untuk Masyarakat

Sherly Tjoanda menarik perhatian publik setelah dilantik sebagai Gubernur Maluku Utara pada 20 Februari 2025. Ia mencatatkan sejarah sebagai gubernur perempuan pertama di provinsi tersebut, mengukuhkan posisinya dalam politik daerah.

Kemenangan Sherly dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Maluku Utara pada 2024, berpasangan dengan wakilnya Sarbin Sehe, menjadi tonggak baru dalam politik lokal yang sebelumnya didominasi oleh pria.

Komitmen Terhadap Pembangunan

Sebagai anggota Partai Demokrat, Sherly memiliki visi yang jelas dalam pembangunan berbasis masyarakat. Ia menekankan pentingnya aspek pendidikan, ketahanan pangan, infrastruktur, dan pemberdayaan perempuan dalam setiap program kerjanya. Latar belakang pendidikannya di bidang manajemen internasional memfasilitasi kolaborasi dengan lembaga-lembaga luar negeri, serta mendukung program pelatihan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perempuan dan pengolahan hasil laut.

Pengalaman Sherly sebagai Ketua Yayasan Bela Peduli menunjukkan komitmennya untuk membantu anak-anak dan masyarakat yang kurang mampu. Ia juga aktif dalam organisasi petani, sebagai pemimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Maluku Utara, yang berfokus pada pendampingan petani lokal dan akses pasar.

Kisah Personal dan Keluarga

Sherly menikah dengan Benny Laos, mantan Bupati Pulau Morotai, yang juga mencalonkan diri sebagai gubernur. Tragisnya, Benny meninggal dunia dalam kecelakaan speedboat pada tahun 2024 saat masa kampanye. Sherly, yang memiliki tiga anak bernama Edbert, Edelyn, dan Edrick, melanjutkan perjuangan politiknya dan berhasil memenangkan pemilihan tersebut.

Ia lahir dari keluarga Tjoanda-Liem yang dikenal sebagai pengusaha perikanan di Ambon. Keluarganya sangat mendukung karier politiknya, terutama dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan kepribadian yang ramah dan tegas, Sherly dikenal dekat dengan masyarakat.

Pendidikan dan Isu Kedekatan dengan Dedi Mulyadi

Sherly merupakan lulusan Universitas Kristen Petra Surabaya dengan gelar Manajemen Bisnis Internasional. Ia juga menyelesaikan program double degree di Inholland University, Belanda, pada tahun 2004. Pendidikan yang diperolehnya baik di dalam negeri maupun luar negeri membentuk pola pikirnya yang terbuka dan visioner, serta mempermudah akses untuk program-program kerja yang luas.

Belakangan, Sherly menjadi sorotan karena isu kedekatannya dengan politisi Dedi Mulyadi. Meski keduanya aktif di media sosial dan dikenal dekat dengan masyarakat, baik Sherly maupun Dedi belum mengonfirmasi hubungan tersebut secara terbuka. Publik tampaknya menyambut baik kedekatan mereka, meskipun fokus utama Sherly tetap pada pembangunan Maluku Utara.

Biodata Sherly Tjoanda

  • Nama Lengkap: Sherly Tjoanda Laos
  • Tempat, Tanggal Lahir: Ambon, 8 Agustus 1982
  • Agama: Katolik
  • Pendidikan: S1 Manajemen Bisnis Internasional, Universitas Kristen Petra Surabaya; Double Degree, Inholland University, Belanda (2004)
  • Suami: Benny Laos (alm.)
  • Anak: Edbert, Edelyn, Edrick
  • Orang Tua: Paulus Tjoanda & Maria Margaretha Liem

Sherly Tjoanda adalah sosok pemimpin yang menginspirasi dari wilayah timur Indonesia. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang kuat, ia menunjukkan bahwa politik dapat dijalankan dengan hati dan semangat untuk memberdayakan masyarakat.