Ruang Kreatif Pemuda Pasuruan Dukung Pemberdayaan dan Empati Sosial
Berbagai upaya dilakukan Pemkot untuk menekan angka pengangguran di Kota Pasuruan, khususnya di kalangan anak muda. Salah satunya dengan menghadirkan ruang kreatif yang ditujukan sebagai wadah pengembangan minat, bakat, dan keterampilan pemuda. Ruang ini buka setiap hari dan di luar hari kerja.
FAHRIZAL FIRMANI, Pasuruan, Radar Bromo
SEKILAS tidak ada yang berbeda antara ruang muda tumbuh kreatif dengan bangunan sekitarnya di Jalan Kyai Mansyur, Kelurahan Sekargadung, Purworejo. Eks bangunan salah satu organisasi pemuda itu menjadi wadah bagi pemuda untuk berkembang.
Bangunan ini mulai difungsikan sejak awal Februari. Memanfaatkan lahan pemkot yang sempat tidak terpakai.
Ruang muda tumbuh kreatif ini difungsikan untuk mewadahi kreativitas bagi pemuda di Kota Pasuruan. Kebetulan wadah bagi pemuda memang belum tersedia.
Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial, Erna Eka Agustina Hidayat menyebut, keberadaan ruang muda tumbuh kreatif tidak terlepas dari cita-cita wali kota Adi Wibowo yang ingin membuat kota Pasuruan menjadi koya layak pemuda. Apalagi belum ada wadah khusus bagi pemuda.
"Wadah bagi disabilitas sudah ada yakni rumah hebat disabilitas. Wadah bagi lansia juga sudah tersedia. Nah ini yang terbaru," katanya.
Erna menerangkan, ada tiga ruangan utama di dalam ruang muda tumbuh kreatif. Yakni ruang podcast atau creative talk, ruang maker space, dan shelter bagi lanjut usia (lansia) dan orang dengan gangguan jiwa.
Ruang podcast terletak di areal depan, ruang maker space di bagian tengah sementara shelter di sisi selatan.
Dengan melibatkan karang taruna, ruang podcast ini dilakukan setiap bulan. Menyoroti ide, inspirasi dan kisah sukses para pekerja kreatif. Baik dalam konten digital, fashion atau kerajinan. Semetara ruang maker space adalah tempat untuk membuat kerajinan atau konten digital bagi pemuda.
"Penggunaannya di hari kerja yakni Senin sampai Jumat. Untuk di luar hari kerja, ada pembagian jadwal untuk setiap karang taruna," kata Erna.
Erna menuturkan, shelter bagi ODGJ dan orang terlantar memang sengaja diletakkan berdampingan.
Tujuannya menanamkan kepedulian pada orang yang membutuhkan bagi para pemuda. Shelter memiliki lima kamar dan satu kamar mandi.
Shelter ini memudahkan penanganan ODGJ dan orang terlantar. Sebab tidak jarang, untuk memasukkan ke panti atau rumah sakit jiwa (RSJ) perlu menunggu antrean.
Jika yang bersangkutan memiliki keluarga, maka keluarga bisa menjemput di shelter. Namun jika tidak punya kerabat, maka mereka akan diserahkan ke panti yang dikelola Pemprov Jatim atau kementerian bagi lansia. Nantinya dilimpahkan ke RSJ bagi ODGJ.
"Selama mengantre, lansia dan ODGJ ini bisa menunggu di shelter. Mereka diberi makan dan pakaian layak selama sepekan," tutur Erna.
Sementara ini, sarana dan prasarana di ruang muda tumbuh kreatif masih terbatas. Beberapa alat seperti meja, komputer dan kebutuhan podcast masih dalam proses pengadaan.
Selain itu kursi untuk ruang meeting juga belum tersedia. Namun sembari menunggu, bangunan ini sudah layak dan bisa difungsikan.
Koordinator Karang Taruna, Achmad Rofii menyebut, pihaknya sangat berterima kasih pada pemkot karena telah menyediakan ruang muda tumbuh kreatif. Karang taruna bisa belajar banyak dan menciptakan inovasi baru. Seperti pemanfaatan Artificial Intellegence dalam karya dan kegiatan yang dilakukan oleh pemuda.
"Kami masih menyusun kegiatan yang akan dilakukan di sini. Nanti setiap karang taruna punya kesempatan sama memanfaatkannya," tutur Rofii.
Dalam waktu dekat, di ruang muda tumbuh kreatif juga akan dilakukan pembelajaran dan simulasi bersama salah satu lembaga bimbingan belajar (bimbel) nasional drngan menggandeng siswa SMA dan MAN. Bagi yang cerdas dan berasal dari kalangan tidak mampu, bisa mendapatkan beasiswa.
Kadinsos Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat menyebut ruang muda kreatif itu ruang kolaboratif diperuntukkan bagi karang taruna yang notabene adalah anak-anak muda.
Kegiatan utamanya sebagai pilar sosial di samping kegiatan pemberdayaan pemuda melalui karang taruna.
Diantaranya ada kreatif talk setiap bulan, pelatihan-pelatihan kepemudaan yang menyangkut teknis dan juga manajemen kepemudaan melalui karang taruna.
Juga ada podcas t kepemudaan dan yang terpenting juga adalah inkubator ekonomi dan pemberdayaan Pemuda melalui karang taruna.
Ruang Muda Tumbuh Kreatif juga diarahkan menjadi pusat kolaborasi. Pemuda didorong untuk membuat kegiatan bersama, termasuk di sektor ekonomi kreatif, agar ide yang muncul tidak berhenti di konsep, tetapi bisa dikembangkan menjadi peluang usaha.




