682 Tahun Sidrap: Kepemimpinan Syaharuddin Arahkan Inovasi dan Pertumbuhan
Edy Basri Pemimpin Redaksi
Mengawal kualitas dan arah pemberitaan Katasulsel.com
đź“„ 464 Artikel
Lihat Profil
Sidrap, katasulsel.com — Usia Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memasuki 682 tahun. Bukan angka kecil. Bukan pula sekadar perayaan tahunan dengan spanduk dan panggung hiburan.
Tahun ini, Hari Jadi menjadi semacam rapor terbuka bagi kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif yang genap sekitar satu tahun menakhodai Bumi Nene Mallomo.
Satu tahun memang belum cukup untuk mengubah segalanya. Tapi cukup untuk membaca arah.
Dan arah itu mulai terlihat.
Sejak dilantik, Syaharuddin tidak memilih gaya “slow motion”. Ia langsung memanaskan mesin birokrasi. Fokusnya jelas: pertanian sebagai tulang punggung, penguatan UMKM, pertanian, pelayanan publik yang lebih responsif, serta penguatan nilai religius dan budaya sebagai identitas daerah.
Sidrap memang dikenal sebagai lumbung pangan. Di bawah kepemimpinannya, sektor pertanian terus didorong lebih modern dan produktif. Koordinasi dengan pemerintah pusat diperkuat, distribusi pupuk dan dukungan ke petani menjadi perhatian serius.
Targetnya bukan hanya panen, tapi kesejahteraan.
Di sektor ekonomi rakyat, UMKM mulai mendapat ruang lebih luas. Event daerah digerakkan bukan sekadar hiburan, tetapi sebagai trigger perputaran ekonomi lokal.
Pemerintah daerah sadar, pertumbuhan tidak boleh hanya dinikmati segelintir orang.
Yang menarik, pendekatan kepemimpinan Syaharuddin kerap dikaitkan dengan falsafah Bugis: Siri’ na Pacce. Harga diri dan solidaritas. Dalam konteks pemerintahan, itu diterjemahkan sebagai komitmen menjaga marwah daerah sekaligus keberpihakan pada masyarakat kecil.
Hari Jadi ke-682 ini menjadi momentum pembuktian bahwa nilai budaya tidak berhenti di pidato seremonial. Ia hidup dalam kebijakan.
Program keagamaan diperkuat.
Pembinaan generasi muda diperhatikan. Sinergi dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama dijaga. Stabilitas sosial relatif kondusif. Birokrasi mulai diarahkan lebih disiplin dan adaptif.
Publik tentu tetap kritis. Wajar. Tapi tak sedikit pula yang menilai satu tahun pertama ini menjadi fase peletakan fondasi. Bukan kerja sensasional. Tapi kerja sistematis.
Di usia 682 tahun, Sidrap tidak sedang mencari sensasi. Ia sedang menata diri.
Dan satu tahun pertama Syaharuddin Alrif ibarat bab pembuka. Mesin pemerintahan sudah menyala. Arah sudah digambar. Fondasi sudah ditanam.
Pertanyaan selanjutnya bukan lagi “apa yang sudah dilakukan?”
Tapi: Seberapa jauh lompatan berikutnya?
Hari Jadi kali ini bukan sekadar mengenang masa lalu.
Ini penanda bahwa Sidrap sedang bergerak.
Dan sang nakhoda memilih untuk tidak jalan di tempat. (edybasri)
Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.
Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini
Bagikan
Tinggalkan Balasan
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tag
Mesin Birokrasi Mulai Panas
Tim Redaksi
Berita Terkait Lainnya
RS Adinda Sidrap Full 100% SATUSEHAT, Pelayanan Makin Modern
Ribuan Peserta dari Berbagai Penjuru Ikuti Turnamen Domino Bupati Cup II di Sidrap
Sidrap Magnet Otomotif, 1.139 Peserta Padati Kejurprov Drag Race Bupati Cup
Sidrap Ramai Besar-besaran, Event Akhir Pekan Jadi Magnet Ekonomi Daerah
Bupati Syaharuddin Alrif Lepas 46 Anggota Kafilah MTQ Sidrap, Bidik Juara di Maros
Memperkuat Generasi Religius, Bupati Sidrap Hadiri Wisuda IAI DDI dan Teken MoU
Widget Grid 2
Polisi Turun Tangan di Soppeng, Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan
Soppeng
Rotasi Jabatan di Makassar Segera Bergulir, Siap-siap Eselon II hingga Lurah
Makassar
Modus Baru di Pelabuhan Parepare, Titip Tas Lalu Kabur, Polisi Amankan Sabu 330 Gram
Headline
Nenek di Soppeng Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah
Soppeng
Halal Bi Halal Masyarakat Melayu Indonesia Perkuat Energi Persatuan di Sumatera Utara
Sumut
DPRD Palangka Raya Sasar Belanja Tak Prioritas, APBD 2026 Lebih Pro Rakyat
Palangkaraya
Widget Indeks
Polisi Turun Tangan di Soppeng, Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan
Soppeng
Rotasi Jabatan di Makassar Segera Bergulir, Siap-siap Eselon II hingga Lurah
Makassar
Modus Baru di Pelabuhan Parepare, Titip Tas Lalu Kabur, Polisi Amankan Sabu 330 Gram
Headline
Nenek di Soppeng Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah
Soppeng
Halal Bi Halal Masyarakat Melayu Indonesia Perkuat Energi Persatuan di Sumatera Utara
Sumut




