DBFD 2026: Ajang Dukungan untuk Desainer dan Industri Fashion Bali
Sumber Foto: BITV Online
Lifestyle

DBFD 2026: Ajang Dukungan untuk Desainer dan Industri Fashion Bali

Latar News - Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menekankan pentingnya memberikan wadah bagi desainer lokal.

"Pengalaman di periode pertama menunjukkan bahwa ketika desainer diberi kesempatan berkreasi, ekosistemnya akan terbentuk. Penenun, model, koreografer, dan musisi lokal akan ikut terangkat dampaknya," ujar Putri Koster.

Ia menambahkan, keberhasilan DBFD bahkan menarik perhatian Dekranas Pusat, yang berencana mengadopsi format serupa di provinsi lain.

"Ini menegaskan bahwa Bali menjadi pionir dalam mengembangkan industri fashion berbasis lokal," imbuhnya.

Selain mengangkat kreativitas, DBFD juga berdampak langsung pada perekonomian. Setiap pelaksanaan acara mensyaratkan peserta mencari busana dari IKM Bali Bangkit, yang mampu mendongkrak omzet hingga Rp250–300 juta per event.

Partisipasi aktif ASN di lingkungan Pemprov Bali juga menjadi dorongan tambahan bagi industri kreatif lokal.

Ibu Putri Koster menekankan pentingnya masyarakat mendukung fashion lokal dan tenun tradisional Bali. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur pakaian bekas bermerek murah, karena hal tersebut dapat mengganggu kelangsungan ekosistem sandang di Pulau Dewata.

beritaTerkait

Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.