Dekranasda Bali Fashion Day Dorong Pengembangan Ekosistem Sandang Lokal
Sumber Foto: mcinews.id
Lifestyle

Dekranasda Bali Fashion Day Dorong Pengembangan Ekosistem Sandang Lokal

Latar News - Pewarta: Hendry Prasetiyo

26 Februari 2026, 22:30

Share

Denpasar, MCI News – Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ibu Putri Koster menegaskan bahwa pelaksanaan Dekranasda Bali Fashion Day menjadi ajang strategis membangun ekosistem sandang di Pulau Dewata, Rabu (25/02/2026). Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Dekranasda Bali Fashion Day ke-2 di Taman Budaya Art Centre Denpasar.

“Pengalaman di periode pertama, ketika kami memberikan perhatian kepada para desainer, maka ekosistemnya terbangun,” ungkap Ibu Putri Koster.

Ia menjelaskan, ketika desainer diberikan ruang berkreasi, kreativitas dan inovasi akan berkembang sehingga melahirkan karya baru. Dampaknya tidak hanya dirasakan desainer, tetapi juga para penenun yang terpacu menghasilkan motif tenun terbaru, hingga model, koreografer, pemain musik, dan komposer lokal yang ikut bergerak dalam satu ekosistem kreatif.

Menurutnya, wadah seperti Dekranasda Bali Fashion Week dan Dekranasda Bali Fashion Day telah menarik perhatian pemerintah pusat. Ia menyebut kegiatan tersebut berpotensi diadopsi Dekranas Pusat untuk diterapkan di berbagai provinsi.

“Ternyata wadah yang kita bangun seperti Dekranasda Bali Fashion Week juga dilirik oleh pusat. Ke depannya, kegiatan kita akan diadopsi oleh Dekranas Pusat, lalu disampaikan kepada provinsi-provinsi untuk melaksanakan kegiatan yang sama,” imbuhnya.

Ibu Putri Koster menegaskan komitmennya untuk semakin serius mengembangkan sektor sandang di Bali. Pelaksanaan Bali Dekranasda Fashion Week dan Bali Dekranasda Fashion Day disebut mampu mendorong peningkatan omzet pelaku usaha kecil menengah dalam Pameran IKM Bali Bangkit yang berlangsung sepanjang tahun.

“Setiap kali BDFD dilaksanakan, karena kami mensyaratkan peserta yang tampil harus mencari busana di IKM Bali Bangkit, hal itu mampu mendongkrak omzet penjualan hingga mencapai Rp250–300 juta. Ini adalah bentuk partisipasi aktif ASN di lingkungan Pemprov Bali. Saya sangat mengapresiasi hal tersebut,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat Bali untuk terus mendukung industri sandang lokal dengan mencintai dan menggunakan pakaian berbahan kain tenun tradisional Bali karya desainer lokal. Menurutnya, kecintaan terhadap produk lokal menjadi fondasi keberlanjutan ekosistem industri kreatif di daerah.

Dekranasda Bali Fashion Day ke-2 menampilkan ratusan desain busana karya desainer Bali, mulai dari busana adat, busana kerja, hingga busana kasual. Sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali turut berpartisipasi dalam peragaan tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap industri sandang lokal.

Hendry Prasetiyo

Dibaca : 35

Tag Berita

Bali Fashion Day

Dekranasda Bali

Desainer Lokal Bali

IKM Bali Bangkit

Industri Sandang Bali

Putri Koster