DPRD DKI Bahas Anggaran untuk Turunkan Pengangguran dan Tingkatkan SDM
Latar News - RRI.CO.ID, Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD DKI Jakarta menggelar rapat koordinasi terkait pembahasan alokasi anggaran Bidang Ketenagakerjaan Tahun 2026, Rabu, 25 Februari 2026. Rapat dipimpin Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, bersama Wakil Ketua DPRD DKI Rany Mauliani, Wibi Andrino, Basri Baco, serta Wakil Ketua Komisi B Wahyu Dewanto.
Khoirudin menjelaskan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas berbagai masukan dan aspirasi masyarakat, termasuk hasil audiensi melalui surat dari calon tenaga kerja yang akan berangkat ke Jepang beberapa waktu lalu. “Rapat ini menindaklanjuti hasil audiensi surat calon tenaga kerja yang akan dikirim ke Jepang,” ujar Khoirudin.
Pembahasan anggaran ketenagakerjaan difokuskan pada upaya konkret untuk mengurangi angka pengangguran di Jakarta, sekaligus membuka peluang peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia atau SDM. “Salah satunya meningkatkan kompetensi SDM. Kemarin sudah ada program Transjakarta Academy,” kata Khoirudin.
Menurutnya, program tersebut dapat menjadi salah satu instrumen strategis untuk menekan angka pengangguran, sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor transportasi dan layanan publik.
Sebab, tingkat pengangguran di Jakarta masih tergolong tinggi, yakni 6,4 persen. Meski demikian, angka tersebut menunjukkan tren positif karena telah turun 0,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari sekitar 5,5 juta angkatan kerja, masih terdapat sekitar 350 ribu warga yang belum memiliki pekerjaan. “Kondisi itu menjadi perhatian serius,” ucap Khoirudin.
Melalui pembahasan anggaran ketenagakerjaan ini, ia menegaskan DPRD DKI Jakarta berkomitmen mendorong kebijakan dan program yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja.




