Imigrasi Sulut Luncurkan Zona Integritas untuk Birokrasi Bersih dan Melayani
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara (Imigrasi Sulut) menegaskan komitmennya dalam pembangunan Zona Integritas, demi mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani publik secara optimal.
23:00:47
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara telah secara resmi mencanangkan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Langkah strategis ini diambil sebagai deklarasi moral dan komitmen kelembagaan kepada publik. Imigrasi Sulawesi Utara siap berubah dan berbenah secara nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pencanangan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara, Ramdhani, di Manado. Beliau menekankan bahwa fondasi utama dari upaya ini adalah pimpinan yang berintegritas, profesional, serta mampu menjadi teladan bagi seluruh jajarannya.
Komitmen ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan sebuah janji tegas untuk menghadirkan birokrasi yang bersih, menolak segala bentuk korupsi, serta memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel. Imigrasi Sulut bertekad untuk membangun kepercayaan publik dan mewujudkan birokrasi yang benar-benar profesional.
Pondasi Integritas dan Profesionalisme Pimpinan
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara, Ramdhani, menegaskan bahwa integritas dan profesionalisme pimpinan merupakan pondasi utama dalam menciptakan birokrasi yang bersih dan melayani. Seorang pemimpin harus memiliki pribadi yang berintegritas, profesional, serta mampu memberikan keteladanan kepada seluruh staf.
Integritas pimpinan menjadi kunci dalam menggerakkan perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur. Tanpa adanya keteladanan dari atas, komitmen untuk mewujudkan Zona Integritas akan sulit diimplementasikan secara menyeluruh hingga ke level pelaksana. Hal ini sejalan dengan upaya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendorong reformasi birokrasi di seluruh unit kerjanya.
Ramdhani juga menyampaikan bahwa pencanangan Zona Integritas ini merupakan deklarasi moral yang kuat. Ini menunjukkan kesiapan Imigrasi Sulawesi Utara untuk berbenah dan memberikan pelayanan keimigrasian yang terbaik bagi masyarakat.
Deklarasi Moral dan Komitmen Kelembagaan
Pencanangan Zona Integritas oleh Imigrasi Sulut bukanlah kegiatan seremonial atau pemenuhan kewajiban administratif semata. Ini adalah deklarasi moral dan komitmen kelembagaan yang kuat kepada publik.
Imigrasi Sulawesi Utara berjanji untuk menghadirkan birokrasi yang bersih, menolak segala bentuk korupsi, dan memberikan pelayanan yang cepat, transparan, serta akuntabel. Penandatanganan pakta integritas menjadi simbol penolakan tegas terhadap praktik korupsi, pungutan liar, gratifikasi, dan penyalahgunaan wewenang.
Komitmen ini juga mencakup kesiapan untuk menerima sanksi apabila melanggar ikrar yang telah dibuat. Hal ini menunjukkan keseriusan Imigrasi Sulut dalam menjaga integritas dan kualitas pelayanan.
Perubahan Pola Pikir dan Budaya Kerja Berkelanjutan
Keberhasilan pembangunan Zona Integritas sangat bergantung pada perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur Imigrasi Sulut. Komitmen yang dicanangkan harus dipahami dan dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh jajaran, mulai dari pimpinan hingga pelaksana.
Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) diharapkan dapat tumbuh menjadi budaya kerja yang berkelanjutan di seluruh satuan kerja. Ini bukan hanya untuk meraih predikat WBK/WBBM semata.
Melainkan, upaya ini bertujuan sebagai fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik. Selain itu, untuk mewujudkan birokrasi Imigrasi yang benar-benar bersih, profesional, dan melayani.




