Jeff Bezos Pertimbangkan Akuisisi CNBC untuk Perluas Pengaruh Media
Sumber Foto: IDNFinancials
Hiburan

Jeff Bezos Pertimbangkan Akuisisi CNBC untuk Perluas Pengaruh Media

FLORIDA - Jeff Bezos, pendiri Amazon dan salah satu orang terkaya di dunia, dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mengakuisisi jaringan televisi bisnis CNBC.

Disebut sebagai bagian dari ambisinya memperluas kekuatan di dunia media setelah mengalami tantangan besar dalam kepemilikannya atas surat kabar The Washington Post.

Menurut laporan eksklusif New York Post, dikutip Kamis (24/7), Bezos telah menyampaikan minatnya kepada rekan bisnisnya untuk membeli CNBC, jaringan yang saat ini masih berada di bawah naungan raksasa media Comcast.

CNBC dijadwalkan akan dilepas dan menjadi bagian dari perusahaan baru bernama Versant pada akhir tahun ini, bersama dengan saluran lain seperti MSNBC, USA Network, dan E!.

Seorang sumber dekat Bezos mengatakan CNBC sangat “selaras dengan minat” sang miliarder, dan dapat menjadi “suara netral yang kredibel” dalam portofolio medianya.

Ini dianggap penting setelah berbagai gejolak yang terjadi di The Washington Post, di mana kebijakan editorial yang lebih pro-pasar dan sentris yang didorong Bezos menuai protes dari staf dan pembaca.

CNBC dikenal luas lewat program-program seperti Squawk Box dan Mad Money with Jim Cramer, dan dipandang sebagai jaringan yang memiliki pengaruh besar di kalangan investor dan pelaku pasar.

Namun, menurut sumber internal Comcast, terdapat masa tunggu selama dua tahun setelah pemisahan CNBC ke Versant, di mana aset besar seperti CNBC tidak dapat dijual tanpa risiko implikasi pajak yang signifikan.

Comcast sendiri sebelumnya mengumumkan mereka akan mempertahankan NBC, studio film dan TV, taman hiburan, serta layanan streaming Peacock, sambil melepas bisnis kabelnya ke Versant, yang akan dipimpin oleh CEO NBCUniversal, Mark Lazarus.

Sementara itu, Bezos, yang menurut Forbes memiliki kekayaan bersih sebesar US$241 miliar dan menempati posisi keempat dalam daftar orang terkaya dunia, belum secara resmi mendekati Comcast, baik perwakilan Bezos maupun Versant menolak memberikan komentar.

Langkah Bezos ini muncul di tengah gejolak yang terus menerpa The Washington Post.

Sejak diakuisisi pada 2013 seharga US$250 juta dari keluarga Katharine Graham, surat kabar tersebut mengalami penurunan jumlah pelanggan secara signifikan, lebih dari 300.000 pelanggan berhenti berlangganan dalam setahun terakhir.

Hal itu terjadi setelah Bezos menarik dukungan editorial terhadap Kamala Harris dan mengarahkan opini redaksi untuk lebih menekankan isu kebebasan individu dan pasar bebas.

Ketertarikan Bezos pada media tidak berhenti di situ. Baru-baru ini, ia juga dirumorkan tertarik membeli majalah Vogue, bahkan mungkin seluruh induk perusahaannya, Conde Nast, yang disebut-sebut sebagai hadiah untuk istrinya, Lauren Sanchez, mantan jurnalis TV. (EF)