Kepemimpinan Ibas-Puspa Turunkan Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Luwu Timur
Latar News - PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID, MALILI - Kepemimpinan Irwan Bachri Syam bersama Puspawati Husler (Ibas-Puspa) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur (Lutim), genap satu tahun. Dalam periode tersebut, sejumlah indikator sosial dan ekonomi menunjukkan tren positif.
Persentase Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) menembus 89,38 persen atau masuk kategori sangat baik. Sementara tingkat kemiskinan berada di angka 5,79 persen.
"(Angka kemiskinan) Persentasenya kini berada di 5,79%, turun 0,76 persen. Ini bahkan menjadi angka kemiskinan terendah dalam sepuluh tahun terakhir," ujar Ibas kepada detiksulsel, Selasa (24/2/2025).
Pemkab Lutim mencatat terjadinya penurunan angka pengangguran pada 2025 menjadi 3,70 persen atau setara 6,12 ribu jiwa. Sebelumnya, tingkat pengangguran tercatat sebesar 5,42 persen atau sekitar 8,52 ribu jiwa.
"Alhamdulillah Pemda Luwu Timur mencatat prestasi gemilang," jelasnya.
Sementara itu, indeks kedalaman (P1) dan keparahan kemiskinan (P2) ikut menurun. Saat ini, Indeks P1 berada di angka 1,20 dan turun 0,11 poin, sementara P2 berada di 0,32 yakni turun 0,07 poin dari tahun 2024.
"Artinya, bukan hanya jumlah orang miskin yang berkurang, tetapi jarak mereka dari garis kemiskinan juga semakin menyempit. Secara sederhana, mereka yang masih berada dalam kategori miskin kini berada pada kondisi yang lebih ringan dibanding sebelumnya," jelasnya.
"Kini Luwu Timur juga tercatat sebagai salah satu kabupaten dengan persentase kemiskinan paling kecil di Sulawesi Selatan. Ini menunjukkan bahwa daya tahan ekonomi daerah tidak berdiri sendiri, melainkan kompetitif di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan," tambahnya.




