Peringatan Hari Televisi Sedunia Tingkatkan Kesadaran Global
KBRN,Ambon: Dunia memperingati Hari Televisi Sedunia setiap tanggal 21 November, sebagai bentuk apresiasi terhadap peran televisi dalam menyampaikan informasi, pendidikan, hiburan, dan membangun dialog antarbangsa. Peringatan ini menegaskan bahwa televisi tetap menjadi media penting dalam kehidupan masyarakat modern.
Dilansir dari laman National Today, Hari Televisi Sedunia pertama kali ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1996 melalui resolusi A/RES/51/205. Penetapan tanggal 21 November merujuk pada penyelenggaraan First World Television Forum di New York, AS, pada tahun yang sama, di mana televisi diakui sebagai sarana komunikasi global yang berperan dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap isu-isu internasional.
Peringatan ini memiliki beberapa tujuan, antara lain:
· Menghargai peran televisi sebagai media komunikasi global.
· Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu internasional melalui informasi televisi.
· Menyoroti kontribusi televisi dalam pendidikan, budaya, dan dialog antarbangsa.
· Mendorong masyarakat dan media untuk menggunakan televisi secara bijak.
Berbagai kegiatan dilakukan setiap tahunnya untuk memperingati Hari Televisi Sedunia, termasuk seminar dan forum komunikasi, diskusi tentang pengaruh televisi terhadap masyarakat, penghargaan bagi program televisi edukatif, hingga kampanye tentang etika penyiaran.
Para ahli komunikasi menekankan bahwa televisi bukan sekadar alat hiburan, tetapi sarana penting untuk pendidikan, kesadaran sosial, dan pembangunan opini publik. Dengan peringatan ini, diharapkan masyarakat lebih kritis dalam memanfaatkan televisi dan industri penyiaran terus berkembang memberikan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi seluruh dunia.




