Pertumbuhan Ekonomi Rusia Stabil, Pengangguran Hanya 2,2 Persen
Latar News - Moskow (ANTARA) - Produk domestik bruto Rusia tumbuh sebesar 1 persen pada tahun 2025, dengan pertumbuhan kumulatif melebihi 10 persen selama tiga tahun terakhir meskipun menghadapi tantangan eksternal yang semakin meningkat, kata Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin pada hari Rabu.
Saat menyampaikan laporan tahunan pemerintah kepada Duma Negara, majelis rendah parlemen Rusia, Mishustin mengatakan pasar tenaga kerja negara itu tetap stabil, dengan tingkat pengangguran bertahan pada level rendah sebesar 2,2 persen.
Menurutnya, inflasi turun menjadi 5,6 persen pada 2025, dengan upaya yang terus dilakukan untuk menekan kenaikan harga.
Upah minimum naik 16,5 persen pada 2025, kata sang PM. Dia menambahkan bahwa kenaikan selanjutnya sebesar 20 persen menjadi 27.000 rubel (1 rubel = Rp218), atau sekitar 350 dolar AS (1 dolar AS = Rp16.813), rencananya akan dilakukan pada 2026.
Kenaikan tersebut, yang memastikan pemberi kerja tidak diperbolehkan membayar pekerja di bawah tingkat minimum yang telah ditetapkan, berdampak pada lebih dari 4,5 juta orang serta membantu meningkatkan taraf hidup secara nasional, ujar Mishustin.




