Polisi Amankan Balap Liar di Tasikmalaya Selama Ramadan
Latar News - Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Anggota Satlantas Polres Tasikmalaya Kota lakukan penjagaan dan patroli di Jalan Letjen Mashudi yang kerap dijadikan arena balap liar, Sabtu (21/2/2026).
Beredar aksi balapan liar terjadi di Jalan Letjen Mashudi, Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya pada Jumat (20/2/2026).
Terlihat sejumlah remaja melakukan aksi balap liar hingga menjadi pusat perhatian warga yang sedang "ngabuburit" puasa Ramadhan menunggu azan magrib, buka puasa.
Namun, aksi tersebut berhasil dibubarkan oleh pihak kepolisian yang menerima laporan, dan beberapa remaja serta kendaraan berknalpot brong turut diamankan.
Menanggapi hal ini, Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota AKP Riki Kustiawan mengatakan, pihaknya menerjunkan 70 anggota untuk patroli dan berjaga di sepanjang jalan yang sering digunakan balap liar.
"Memang sebelumnya kami mendapatkan informasi dan mengamankan para remaja yang kerap melakukan balap liar, dan hari ini petugas kembali menyisir dan berjaga di sepanjang jalan Lejten Mashudi," jelas AKP Riki.
Hingga pukul 18.45 WIB, para remaja yang kerap melakukan aksi balap liar tidak nampak, karena kondisi sore ini diguyur hujan.
"Alhamdulilah untuk hari ini tidak terpantau adanya kerumunan anak muda yang akan melakukan balap liar, karena situasi dan kondisi dengan cuaca hujan," ungkap AKP Riki.
Meskipun begitu, Satlantas Polres Tasikmalaya Kora akan mengambil tindakan tegas kepada mereka yang melakukan aksi balapan liar.
"Tentunya kita akan laksanakan bagi kendaraan tidak sesuai spek akan ditindak dan pelanggaran lain akan diserahkan ke reskrim," tegasnya.
Dirinya mengimbau masyarakat untuk tidak menonton atau terlibat dalam balap liar, tapi mengajak menjaga keamanan dan melaporkan langsung terkait balap liar ke kepolisian.
"Warga juga jangan mau menonton, tapi laporkan kepada kami untuk dilakukan penindakan. Karena aksi balap lair mengganggu Kamtibmas dan kemanan dan keselamatan (Kamsel satlantas)," katanya.
Senada dikatakan, Budi (50) membenarkan, bahwa pada awal ramadan ada aksi balap liar di jalan Letjen Mashudi hingga membuat resah pengendara dan warga sekitar.
Budi berharap, pihak kepolisian lebih memperketat pengamanan selama bulan suci Ramadan ini.
"Kalau ada yang jaga kaya gini, jadi aman, dan saya minta ditindak aja biar kapok," ucap Budi. (*)




