Sekda Jabar Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8% dan Pengangguran 3% pada 2029
Sumber Foto: Pikiran-Rakyat.com
Sosial

Sekda Jabar Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8% dan Pengangguran 3% pada 2029

PIKIRAN RAKYAT – Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menargetkan laju pertumbuhan ekonomi Jabar mampu menembus angka 8 persen dan menekan tingkat pengangguran hingga tersisa 3 persen pada akhir tahun 2029.

Target tersebut disampaikan Herman dalam Forum Perangkat Daerah BPSDM Jabar tahun 2026 yang disiarkan lewa zoom, Jumat, 20 Februari 2026. iA menegaskan Jawa Barat harus menjadi garda terdepan dalam mensukseskan visi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

"Tahun 2027 adalah tahun tengah, tahun yang harus mencapai puncak kinerja dan kemudian kita pertahankan sampai 2029. Kita targetkan pertumbuhan ekonomi di 2027 bisa menyentuh 6,5 hingga 7 persen, sebelum akhirnya dipacu ke 8 persen di 2029," ujar Herman.

Tekan Pengangguran dan Kemiskinan

Selain pertumbuhan ekonomi, fokus utama lainnya adalah penurunan angka pengangguran dan kemiskinan. Herman memaparkan, saat ini angka pengangguran di Jabar berada di level 6,66 persen atau sekitar 1,6 juta jiwa. Ia menargetkan angka ini turun hingga ke level 3-4 persen.

Begitu pula dengan angka kemiskinan yang saat ini di angka 6,78 persen, ditargetkan turun drastis ke bawah 4 persen.

"Idealnya setiap tahun kita turunkan (kemiskinan dan pengangguran) minimal 0,5 sampai 0,7 persen, syukur-syukur bisa 1 persen per tahun. Ini memang mission impossible, tapi harus kita ikhtiarkan," ujar teknokrat asal Sumedang itu.

Kunci pada SDM dan Birokrasi

Untuk mendukung capaian tersebut, Herman menekankan dua kunci utama yaitu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan birokrasi yang adaptif. Ia mendorong ASN di Jawa Barat untuk memiliki karakter Pancawaluya yakni cageur, bageur, bener, pinter dan singer.

"Kunci utamanya ada pada SDM yang berkarakter unggul dan birokrasi pemerintahan yang adaptif. Ini yang akan menjadi mesin penggerak menuju Jawa Barat Istimewa 2029," kata dia.***