Sumenep Raih TPT Terbaik Ketiga di Jatim, Pertanian Jadi Andalan Pekerjaan
Ringkasan Berita:
BPS catat TPT Sumenep 1,64 persen pada 2025, terbaik ketiga di Jatim.
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo sebut penurunan pengangguran bukti lapangan kerja terus terbuka.
Sektor pertanian hingga manufaktur dominan serap tenaga kerja Sumenep.
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kabupaten Sumenep kembali mencatatkan capaian positif di sektor ketenagakerjaan.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di ujung timur Pulau Madura itu masuk tiga terbaik di Jawa Timur.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), TPT Sumenep dalam lima tahun terakhir menunjukkan tren fluktuatif namun cenderung menurun.
Pada 2021, angka pengangguran terbuka tercatat 2,31 persen.
Angka tersebut turun signifikan menjadi 1,36 persen pada 2022.
Sempat naik ke 1,71 persen pada 2023, TPT kembali menurun menjadi 1,69 persen di 2024 dan kembali turun menjadi 1,64 persen pada 2025.
Capaian tersebut menempatkan Sumenep sebagai daerah dengan TPT terbaik ketiga di Jawa Timur.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menilai, penurunan angka pengangguran itu menjadi indikator bahwa pembangunan daerah berjalan seiring dengan terbukanya lapangan kerja baru.
"Ini menunjukkan kesempatan kerja terus terbuka dan terserap dengan baik oleh masyarakat," tutur Achmad Fauzi, Sabtu (21/2/2026).
Menurutnya, meningkatnya jumlah penduduk yang bekerja tidak lepas dari sejumlah program yang dijalankan pemerintah daerah.
Mulai dari pelatihan berbasis kompetensi hingga pembinaan dan pendampingan bagi pelaku usaha serta tenaga kerja.
Data BPS juga mencatat, sektor pertanian dan perkebunan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Sumenep.
Selain itu, sektor peternakan, kehutanan, perikanan, serta industri manufaktur turut memberikan kontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.
Tekan Potensi PHK




