Visa Perkuat Ekonomi Digital Indonesia Melalui Kemitraan dan Inovasi Pembayaran
Sumber Foto: Media Asuransi News
Ekonomi

Visa Perkuat Ekonomi Digital Indonesia Melalui Kemitraan dan Inovasi Pembayaran

Media Asuransi, JAKARTA – Visa (NYSE: V) menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional melalui berbagai inisiatif strategis sepanjang 2026.

Fokus utama Visa tahun ini mencakup investasi pada segmen konsumen generasi baru, penguatan kolaborasi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD), serta pengembangan sistem pembayaran yang aman, mudah, dan diterima secara luas baik di dalam, maupun luar negeri bagi konsumen dan mitra Visa di Indonesia.

Country Manager Visa Indonesia Vira Widiyasari mengatakan Visa melihat pembayaran digital merupakan infrastruktur penting bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Oleh karena itu, pada 2026, fokus Visa diarahkan pada penguatan ekosistem secara menyeluruh.

“Mulai dari perluasan akses dan kolaborasi hingga penguatan kepercayaan agar peningkatan aktivitas transaksi dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan,” kata Vira, di Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.

|Baca juga: 6 Seni Mengelola Anggaran Keluarga Demi Gaji Tak Lagi Sekadar Lewat

Sebagai bagian dari strategi untuk lebih mendekatkan pembayaran digital dengan gaya hidup masyarakat, Visa memperkuat dukungannya terhadap segmen konsumen generasi baru. Fokus ini diarahkan pada komunitas olahraga, game, musik, K-pop, fesyen, maupun komunitas gaya hidup.

passion tersebut menjadi kebiasaan pembayaran digital.

“Sekaligus memperkuat relevansi Visa di mata generasi konsumen Indonesia berikutnya,” tuturnya.

Visa memperluas akses layanan melalui kemitraan dengan BPD

Investasi ini diwujudkan melalui keterlibatan Visa dalam berbagai ajang berskala nasional maupun global yang diselenggarakan di Indonesia. Selain itu, Visa juga memperluas akses layanannya melalui kemitraan dengan BPD untuk meningkatkan daya saing layanan pembayaran bank daerah melalui adopsi kapabilitas jaringan global Visa.

Pendekatan ini memungkinkan bank daerah menghadirkan layanan pembayaran dengan standar internasional, sehingga nasabah di daerah dapat melakukan transaksi nasional maupun lintas negara secara aman dan efisien.

Selain Bank BJB dan Bank Sumsel Babel yang sebelumnya telah bekerja sama dengan Visa, baru-baru ini Visa bersama Bank Jakarta mengumumkan kerjasamanya pada Januari 2026 dan selanjutnya akan semakin diperluas melalui kerja sama dengan BPD di berbagai daerah lainnya.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong inklusi keuangan, memperkuat daya saing daerah, serta membantu pelaku usaha lokal mengakses pasar global melalui jaringan pembayaran Visa yang terhubung secara internasional.

Melalui inisiatif sepanjang 2026, Visa menempatkan Indonesia sebagai bagian penting dalam pengembangan ekosistem pembayaran digital yang terhubung secara global. Upaya ini diharapkan memperkuat fondasi infrastruktur pembayaran yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dalam jangka panjang.

“Pada akhirnya, tujuan kami adalah memastikan seluruh transaksi, baik di kota besar maupun daerah, berjalan aman, lancar, dan terhubung ke jaringan global, sehingga setiap orang di Indonesia dapat berpartisipasi penuh dalam ekonomi digital yang semakin tanpa batas,” pungkas Vira.