Wamen Ekraf Dorong Daya Saing Produk Kreatif Lewat Fesyen Imlek Nusantara 2026
Sumber Foto: Industry.co.id
Lifestyle

Wamen Ekraf Dorong Daya Saing Produk Kreatif Lewat Fesyen Imlek Nusantara 2026

Latar News - INDUSTRY.co.id - Jakarta, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengapresiasi ide dan kreativitas yang ditampilkan dalam fashion show pada rangkaian Harmoni Imlek Nusantara 2026 di Lapangan Banteng, Kamis (26/2/2026). Menurutnya, penampilan tersebut menegaskan peran penting perempuan sebagai the new engine of growth dalam ekonomi kreatif.

“Produk-produk yang ditampilkan hari ini menunjukkan bagaimana ekonomi kreatif tumbuh dari ide, kreativitas, dan inovasi. Inilah bentuk dukungan nyata agar karya ekraf bisa lebih dikenal, diapresiasi, dan memiliki daya saing,” ujar Wamen Ekraf Irene saat menyaksikan langsung peragaan karya para tenant ekonomi kreatif.

Kegiatan ini menjadi wujud dukungan nyata Kementerian Ekonomi Kreatif terhadap pengembangan kreativitas dan produk lokal di tengah masyarakat. Beragam produk dari berbagai subsektor ekonomi kreatif ditampilkan, mulai dari fesyen berbasis kain nusantara, pakaian, tas, sepatu, hingga aksesori dan produk kriya.

Dalam salah satu sesi, para perempuan kreatif tampil membawakan sekaligus merepresentasikan karya-karya tersebut. Wamen Ekraf Irene menyampaikan bahwa peragaan fesyen ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan ruang apresiasi dan etalase bagi produk ekonomi kreatif yang lahir dari inovasi, kreativitas, serta keberanian pelaku usaha untuk tampil di ruang publik.

Sebelumnya, dalam kegiatan coaching business pada 24 Februari 2026, Wamen Ekraf Irene menekankan pentingnya storytelling, branding, dan pengelolaan usaha yang baik bagi para tenant. Fashion show ini menjadi salah satu implementasi dari arahan tersebut, di mana setiap produk dibingkai dengan narasi dan identitas kreatif yang kuat sehingga lebih mudah dikenali, menarik perhatian pengunjung, serta membuka peluang kolaborasi lintas sektor.

“Kegiatan seperti ini juga menjadi kesempatan bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk memperluas jejaring, belajar dari sesama tenant, dan mengeksplorasi peluang pasar baru, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Wamen Ekraf Irene.

Ia menegaskan, Kementerian Ekraf akan terus mendorong inovasi, penguatan kapasitas, serta menyediakan ruang apresiasi bagi pelaku usaha kreatif agar karya lokal semakin dikenal luas, memiliki daya saing tinggi, dan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.