Warga dan Polisi Bubarkan Aksi Balap Liar di Patung Pesawat Malang
Sumber Foto: Malang Posco Media
Olahraga

Warga dan Polisi Bubarkan Aksi Balap Liar di Patung Pesawat Malang

Latar News - Kota Malang

Berita Lainnya

Ribuan Nakes Divaksinasi Campak Rubela

1 day ago

Libas Maraton 110 Kilometer Hingga Rutin Berangkat Kerja Lari

1 day ago

Nakes Mulai Divaksinasi Campak

1 day ago

13 Ribu Rumah di Kota Malang Rawan Bencana

1 day ago

Optimalisasi Media Sosial sebagai Aset Digital, Bangun Personal Branding yang Terarah

1 day ago

Berita Terbaru

Kabar Haji 2026; PPIH Imbau Jemaah Haji Indonesia Bijak Bermedia Sosial di Arab Saudi

4 hours ago

Bhayangkara Presisi Bungkam Zhaiyk 3-1 di Laga Pembuka AVC Men’s Volleyball Champions League 2026

5 hours ago

Mencetak Agen Perubahan, Kota Malang Gelar Grand Final Duta GenRe 2026

6 hours ago

5.470 Penumpang Padati Stasiun Malang Jelang Long Weekend

6 hours ago

Baca Semua

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Aksi nekat pelaku balap liar di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Soehat) – Jalan Borobudur Kota Malang di sekitar bundaran Patung Pesawat, Sabtu (21/2) dini hari, dibubarkan paksa. Aktivitas meresahkan tersebut, memantik batas kesabaran warga sekitar, yang berujung pembubaran oleh massa sebelum akhirnya ditangani kepolisian.

Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Rio Angga Prasetyo membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga melalui unit lalu lintas (lantas) polsek terdekat.

-Advertisement-

“Memang benar terjadi di kawasan Patung Pesawat Suhat. Di TKP sempat dihentikan oleh warga sekitar. Kami menerima laporan dan langsung mendatangi lokasi untuk membubarkan,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

Rio menyebut, kasus tersebut masih dalam pendalaman untuk mengetahui kronologi lengkap serta pihak-pihak yang terlibat. Menurutnya, fenomena balap liar di Kota Malang memang cukup merebak dan para pelaku kerap berpindah-pindah lokasi guna menghindari razia petugas.

“Ini masih kami dalami. Balap liar ini memang cukup merebak dan mereka ini para pelakunya selalu berpindah-pindah. Kami sedang mencari formula untuk meminimalisir, kalau bisa menghentikan sepenuhnya,” ungkapnya.

Sebagai langkah antisipasi, kepolisian mempertimbangkan sejumlah opsi. Mulai dari penyediaan lokasi khusus hingga kolaborasi dengan warga di titik-titik rawan.

“Apakah perlu disediakan tempat khusus agar tidak liar, atau dalam jangka dekat kami kolaborasi dengan warga di beberapa titik rawan supaya tidak kecolongan dan bisa segera diatasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasatsamapta Polresta Malang Kota Kompol Yoyok Ucuk Suyono menanggapi informasi adanya salah satu terduga pelaku balap liar yang sempat diamankan warga dan kendaraannya dirusak. “Informasi itu sudah kami terima dari anggota. Namun, kami masih mendalami kronologi pastinya,” ujar mantan Kapolsek Sukun, ini.

Dirinya menambahkan, kejadian tersebut dipicu penolakan warga terhadap aktivitas balap liar yang dinilai mengganggu ketertiban dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. “Pihak kepolisian memastikan akan meningkatkan patroli serta koordinasi lintas satuan, untuk menekan aksi balap liar yang kerap muncul di sejumlah ruas jalan pada dini hari,” pungkasnya. (rex/nug)

-Advertisement-