Drone Iran Berhasil Menembus Pertahanan Udara NATO di Siprus
GOWAPOS - Drone Shahed milik Iran menempuh jarak hampir 2.000 kilometer melintasi Laut Mediterania dan menghantam Pangkalan Udara RAF Akrotiri Inggris di Siprus.
Kabar tersebut berdasarkan cuitan dari akun pengguna Twitter atau X @Ary_PrasKe2, hari ini Rabu, 04 Maret 2026.
Keberadaan drone tersebut, tidak satu pun sistem pertahanan udara NATO yang mendeteksinya.
Ini adalah Iran yang sama yang telah dikenai sanksi, dibom, dan diisolasi selama beberapa dekade.
Namun, pesawat tak berawak dan rudal mereka baru saja menembus wilayah udara yang paling terlindungi di dunia.
Setelah AS dan Israel menyerang Teheran dan menewaskan Pemimpin Tertinggi Khamenei, Iran membalas dengan menyerang 15 negara, 27 pangkalan militer AS.
Saat ini, sebuah pangkalan Inggris di Siprus, semuanya dalam waktu 24 jam. Belum pernah ada pasukan militer di dunia yang melakukan hal ini.
Negara-negara Barat membangun sistem pertahanan udara senilai miliaran dolar. Iran membangun kemauan untuk menerobos sistem-sistem tersebut.***




