Fadly Sahab: Dari Sarjana Perencanaan Menjadi Pengusaha Kecantikan Sukses
Sumber Foto: Inilah.com
Latar Utama

Fadly Sahab: Dari Sarjana Perencanaan Menjadi Pengusaha Kecantikan Sukses

Fadly Sahab adalah seorang pengusaha yang dikenal sebagai pendiri klinik kecantikan ternama di Indonesia, ZAP Clinic.

Meski tidak memiliki latar belakang di bidang medis maupun kecantikan, ia berhasil membangun ZAP Clinic dari nol hingga menjadi jaringan klinik kecantikan ternama di Indonesia.

Biodata Fadly Sahab

Perjalanan Fadly Sahab Membangun ZAP Clinic

Sukses merintis usaha yang bergerak di industri kecantikan, Fadly Sahab ternyata tidak memiliki latar belakang pendidikan di bidang yang sama.

Pria berusia 41 tahun ini merupakan alumni Universitas Gadjah Mada (2002-2007) yang menyandang gelar Sarjana Sains (S.Si) di bidang Perencanaan Pengembangan Wilayah.

Jauh sebelum merintis usaha, Fadly Sahab bekerja di salah satu perusahaan BUMN terkemuka.

Meski sudah mendapatkan pekerjaan yang bagus, hal itu tidak membuat Fadly merasa cukup.

Alih-alih mempertahankan pekerjaan, ia nekat keluar dari perusahaan untuk terjun ke bidang yang sama sekali asing baginya, yaitu bisnis.

Fadly sendiri mendapatkan ide membangun bisnis kecantikan dari sebuah keluhan sederhana.

Salah seorang rekannya asal Australia mengeluh kepadanya karena merasa kesulitan menemukan layanan waxing atau penghilang bulu yang mumpuni di Indonesia.

Pada tahun 2009, berbekal tabungan pribadi sebesar Rp50 juta yang ia kumpulkan sedikit demi sedikit dari hasil kerjanya, Fadly memberanikan diri meletakkan batu pertama bagi berdirinya ZAP Clinic.

Perjalanan awal ZAP sangat jauh dari kata kemudahan. Fadly harus berjuang dari bawah dengan membuka layanan home service dari rumah ke rumah.

Dari usaha kecil itu, ia berhasil mengumpulkan dana yang cukup untuk menyewa sebuah ruangan kecil di rumah temannya seharga Rp2 juta per bulan.

Sebagai seorang pengusaha tanpa latar belakang medis, Fadly berjuang seorang diri untuk belajar tentang dunia kecantikan dengan dokter ahli, mempelajari penggunaan teknologi laser, dan memahami pasar.

Agar bisnisnya tetap bertahan, ia menerapkan prinsip pengelolaan keuangan yang ketat. Dari hasil pendapatan usaha, ia hanya menggaji dirinya sebesar 12,5 persen.

Hal ini dilakukannya agar sisa keuntungan dapat diputar kembali untuk ekspansi bisnis.

Ketekunannya berbuah manis. Usai melakukan rebrand menjadi klinik kecantikan berbasis laser pada tahun 2014, usahanya mengalami pertumbuhan pesat.

Perlahan-lahan mulai banyak pelanggan yang percaya dengan layanan kecantikan yang ditawarkan oleh bisnisnya.

Berkat kepemimpinannya, ZAP Clinic kini berkembang menjadi jaringan klinik kecantikan khusus wanita terbesar di Indonesia dengan 68 cabang dan ratusan dokter ahli.