Melati Sarnita Resmi Jabat Direktur Utama Inalum dengan Kekayaan Miliaran
Sumber Foto: Inilah.com
Latar Utama

Melati Sarnita Resmi Jabat Direktur Utama Inalum dengan Kekayaan Miliaran

Melati Sarnita merupakan profesional perempuan dengan rekam jejak panjang di industri energi.

Berbekal latar belakang akademik teknik dan pengalaman di berbagai perusahaan besar di sektor energi, gas, hingga industri baja, Melati Sarnia dipercaya mengisi posisi sebagai Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

Melati Sarnita resmi mengemban posisi tertinggi ini melalui hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada Juni 2025.

Biodata Melati Sarnita

Melati Sarnita seorang wanita karier dengan latar belakang akademik dan jejak karier yang begitu mengesankan di industri strategis.

Melansir dari profil LinkedIn-nya, wanita kelahiran Padang, 17 Maret 1977 ini merupakan lulusan Teknik Metalurgi dari Universitas Indonesia pada tahun 1999 dan Magister Strategic Management dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2007.

Jauh sebelum menjabat sebagai Direktur Utama Inalum, Melati Inalum membangun karier di industri energi di berbagai perusahaan ternama.

Ia sempat bekerja di Chevron selama 8 tahun lamanya. Di perusahaan ini, menduduki beberapa jabatan secara bertahap, mulai dari Contract Assurance Manager (2008-2012), LNG Contract Manager (2013-2014), dan Gas Supply & LNG Operation Manager (2014-2017).

Lalu ia melanjutkan perjalanan kariernya sebagai Commercial Director di PT PGN LNG Indonesia selama dua tahun, dari 2017 hingga 2019.

Setelah itu ia mulai bergabung dengan PT Krakatau Steel. Dengan pengalamannya yang begitu dalam di bidang energi dan gas, Melati mencetak banyak pencapaian besar di perusahaan.

Dalam waktu satu tahun menjabat sebagai Business Development Director, ia langsung diangkat sebagai Commercial Director dari tahun 2020 hingga 2023.

Bahkan setelah bergabung dengan PT Indonesia Asahan Alumunium atau Inalum, kariernya masih terus melesat.

Melati yang sebelumnya menjabat sebagai Director of Business Development, sekarang menjabat sebagai President Director di Inalum.

Melati Sarnita resmi menjabat posisi tertinggi di Inalum sejak 10 Juni 2025, berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Kisaran Gaji dan Remunerasi Melati Sarnita sebagai Dirut Inalum

Dalam Laporan Tahunan 2024 tidak dijelaskan secara merinci besaran kompensasi per individu secara spesifik.

Namun perusahaan disebut mengalokasikan dana remunerasi gabungan untuk Dewan Komisaris dan Direksi sebesar Rp18,65 miliar.

Berikut adalah rincian pembagian dana tersebut:

Dewan Komisaris: Rp5.173.200.000

Direksi: Rp13.447.700.000

Berikut adalah rincian spesifik mengenai struktur remunerasi yang diterima oleh jajaran manajemen kunci perusahaan:

Tunjangan

Tunjangan Hari Raya Keagamaan: Sebesar 1 kali gaji (direksi) dan honorarium (komisaris).

Tunjangan Perumahan (khusus direksi): Sesuai dengan keputusan Pemegang Saham

Tunjangan Transportasi (khusus komisaris): Sebesar 20 persen dari honorarium

Asuransi Purna Jabatan: Maksimal 25 persen dari gaji dalam 1 tahun

Fasilitas

Fasilitas Kesehatan: Dalam bentuk asuransi atau penggantian biaya pengobatan

Bantuan Hukum: Sesuai kebutuhan

Kendaraan Dinas: 1 unit beserta biaya pemeliharaan dan biaya operasional.

Tantiem: Berdasarkan peningkatan kinerja dan kemampuan perusahaan.

Harta Kekayaan Melati Sarnita

Berdasarkan laporan terbaru dari situs resmi LHKPN, Melati Sarnita tercatat memiliki harta kekayaan bersih sebesar Rp31.387.803.503.

Ia tercatat memiliki 5 properti mewah dengan yang nilai totalnya mencapai Rp34,09 miliar. Dua diantaranya merupakan properti mewah yang berlokasi di Jakarta Selatan dengan nilai masing-masing mencapai Rp10 miliar.

Lalu Melati juga tercatat memiliki dua unit kendaraan mewah dengan total nilai sebesar Rp4,1 miliar.

berikut adalah daftar lengkap harta kekayaan miliknya:

Alat Transportasi dan Mesin - Rp4.169.000.000

MOBIL, BMW X5 Tahun 2021, HASIL SENDIRI: Rp1.771.000.000

MOBIL, BMW IX Tahun 2023, HASIL SENDIRI: Rp2.398.000.000

Harta Bergerak Lainnya: Rp175.000.000

Surat Berharga: Rp0

Kas dan Setara Kas: Rp9.702.295.841

Harta Lainnya: Rp888.594.456

Sub Total: Rp49.032.616.255

Hutang: Rp17.644.812.752

Total Harta Kekayaan: Rp31.387.803.503

.

.