UNM Tingkatkan Mutu Akademik dan Kompetensi Digital melalui Bimteknas
Transformasi digital bukan lagi wacana, melainkan panggung nyata bagi dunia pendidikan untuk beradaptasi dan berinovasi. Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) menjawab tantangan itu dengan langkah konkret memperkuat mutu pendidikan, sejalan dengan visinya sebagai Kampus Digital Bisnis.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui partisipasi aktif dalam Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia (AFEBSI), forum strategis bagi pengembangan kurikulum dan kompetensi digital di lingkungan pendidikan tinggi.
Melalui Bimteknas, peserta dibekali strategi pengelolaan program studi berbasis indikator mutu, penyusunan dokumen akreditasi yang kuat, serta penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Lia Mazia Ketua Prodi Bisnis Digital UNM menegaskan, kegiatan ini menjadi bagian penting dari transformasi tata kelola akademik yang adaptif terhadap tuntutan mutu nasional dan kebutuhan industri digital.
Bimteknas menjadi ruang strategis untuk memperkuat manajemen Program Studi Bisnis Digital agar lebih terukur, adaptif, dan selaras dengan standar akreditasi unggul. “Fokus kami bukan sekadar memenuhi dokumen, tetapi membangun kualitas pendidikan yang benar-benar memberi dampak bagi mahasiswa,” kata Lia dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Rabu (25/2/2026).
Diakui Lia, sebagai bagian dari ekosistem Kampus Digital Bisnis, Program Studi Bisnis Digital UNM dikelola secara profesional, berbasis data, dan berorientasi pada peningkatan daya saing lulusan.
Endang Pujiastuti Ketua Badan Penjaminan Mutu UNM, menambahkan pentingnya sinergi antara program studi dan unit penjaminan mutu untuk menciptakan sistem mutu yang konsisten.
“Akreditasi unggul hanya dapat dicapai ketika pengelolaan program studi dan sistem penjaminan mutu berjalan selaras. Hasil Bimteknas ini akan kami tindaklanjuti secara konkret di lingkungan Universitas Nusa Mandiri,” ujarnya.
Partisipasi dalam Bimteknas AFEBSI menjadi bukti nyata komitmen Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri untuk terus naik kelas.
Tak sekadar memperkuat tata kelola akademik, langkah ini menegaskan kesiapan UNM menghadapi era pendidikan tinggi yang digerakkan oleh data, inovasi, dan transformasi digital. Sebuah langkah konkret menuju kampus masa depan yang bukan hanya adaptif terhadap perubahan, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia.(*)




